Mengapa Algoritma Media Sosial Justru Jadi Musuh Para Kreator?
Kamis, 05 Mei 2022 - 14:29 WIB
Di satu sisi, banyak kreators yang ingin kembali ke algoritma chronological, dimana platformnya lebih berfokus kepada pertumbuhan kreator.
Instagram sendiri berusaha mendengar suara hati kreator, sehingga memunculkan dua fitur baru, yaitu Favorites dan Followings.
Fitur Favorites menampilkan konten terbaru dari akun yang Anda pilih atau difavoritkan, seperti teman-teman terdekat atau pembuat konten favorit Anda.
Postingan dari akun di Favorites, akan muncul lebih tinggi di Feed beranda Anda. Sedangkan fitur Followings menunjukkan postingan dari orang yang Anda ikuti. Favorite dan Followings akan menampilkan postingan dalam urutan kronologis, sehingga Anda dapat dengan cepat mengikuti postingan terbaru.
Di platform Instagram maupun Twitter, kreator lama mendapatkan keuntungan karena sudah lebih dulu membangun tribe-nya.
Lalu bagaimana dengan nasib kreator baru? Apakah mereka bisa memiliki kesempatan yang sama?
Instagram pun berubah dari square photo format menjadi video format kemudian disusul dengan munculnya Reels. Kreator yang terbiasa dengan format foto, harus mulai beradaptasi dengan format video, seperti TikTok, YouTube Shorts, atau SnackVideo.
Terlebih lagi setahun belakangan pertumbuhan TikTok sebagai content distribution platform melaju sangat cepat.
Instagram sendiri berusaha mendengar suara hati kreator, sehingga memunculkan dua fitur baru, yaitu Favorites dan Followings.
Fitur Favorites menampilkan konten terbaru dari akun yang Anda pilih atau difavoritkan, seperti teman-teman terdekat atau pembuat konten favorit Anda.
Postingan dari akun di Favorites, akan muncul lebih tinggi di Feed beranda Anda. Sedangkan fitur Followings menunjukkan postingan dari orang yang Anda ikuti. Favorite dan Followings akan menampilkan postingan dalam urutan kronologis, sehingga Anda dapat dengan cepat mengikuti postingan terbaru.
Di platform Instagram maupun Twitter, kreator lama mendapatkan keuntungan karena sudah lebih dulu membangun tribe-nya.
Lalu bagaimana dengan nasib kreator baru? Apakah mereka bisa memiliki kesempatan yang sama?
Instagram pun berubah dari square photo format menjadi video format kemudian disusul dengan munculnya Reels. Kreator yang terbiasa dengan format foto, harus mulai beradaptasi dengan format video, seperti TikTok, YouTube Shorts, atau SnackVideo.
Terlebih lagi setahun belakangan pertumbuhan TikTok sebagai content distribution platform melaju sangat cepat.
Lihat Juga :