Apa Itu Robot Trading dan Mengapa Anda Harus Waspada?
Sabtu, 05 Maret 2022 - 11:05 WIB
Suatu hal yang trader profesionalpun dan berpengalamanpun tidak ada yang berani melakukannya. ”Disinyalir kuat menggunakan skema Ponzi untuk menarik anggotanya,” ujar Alfons.
Ciri-Ciri Robot Trading Berbahaya
Beberapa indikasi Robot Trading berpotensi fraud adalah sebagai berikut :
1. Hanya dilakukan pada broker tertentu saja
Bukan broker terpercaya/bonafid dan mendapat sertifikasi dari lembaga terpercaya. Peserta bahkan tidak dapat memilih broker. Karena broker penyelenggara telah ditentukan sedemikian rupa dengan ketentuan khusus.
Menurut analisa yang dilakukan oleh beberapa trader berpengalaman, tujuan menggunakan broker tertentu ini dimungkinkan untuk memanipulasi chart trading yang ada. Dengan chart trading fiktif yang telah diatur sedemikian rupa dan disesuaikan dengan janji bagi hasil yang diberikan.
Ketika trading fiktif ini dibandingkan dengan kondisi market yang sebenarnya, terjadi manipulasi waktu chart guna mencocokkan kondisi harga market dengan bagi hasil guna meyakinkan korban yang kurang teliti mengecek/sama sekali tidak mengerti dan merasa aman asalkan terima pembagian keuntungan yang dijanjikan.
2. Spread rate jual beli valas yang sangat jauh.
Ciri-Ciri Robot Trading Berbahaya
Beberapa indikasi Robot Trading berpotensi fraud adalah sebagai berikut :
1. Hanya dilakukan pada broker tertentu saja
Bukan broker terpercaya/bonafid dan mendapat sertifikasi dari lembaga terpercaya. Peserta bahkan tidak dapat memilih broker. Karena broker penyelenggara telah ditentukan sedemikian rupa dengan ketentuan khusus.
Menurut analisa yang dilakukan oleh beberapa trader berpengalaman, tujuan menggunakan broker tertentu ini dimungkinkan untuk memanipulasi chart trading yang ada. Dengan chart trading fiktif yang telah diatur sedemikian rupa dan disesuaikan dengan janji bagi hasil yang diberikan.
Ketika trading fiktif ini dibandingkan dengan kondisi market yang sebenarnya, terjadi manipulasi waktu chart guna mencocokkan kondisi harga market dengan bagi hasil guna meyakinkan korban yang kurang teliti mengecek/sama sekali tidak mengerti dan merasa aman asalkan terima pembagian keuntungan yang dijanjikan.
2. Spread rate jual beli valas yang sangat jauh.
Lihat Juga :