5 Taipan Teknologi Paling Boncos di 2021, Jack Ma Posisi 2

Selasa, 21 Desember 2021 - 22:05 WIB
Evergrande Group adalah salah satu perusahaan real estate terbesar di China. Alasannya, karena perusahaannya mengalami banyak masalah keuangan. Spesifiknya, hutang. Bahkan, Hui menyuntik USD1 miliar uangnya sendiri untuk menjaga Evergrande tetap beroperasi.

4. Zhang Yong



Kerugian: USD15,9 miliar

Kekayaan: USD7,6 miliar

Zhang adalah pendiri dan komisaris Haidilao, restoran hotpot terbesar di China. Kerugian Zhang karena berekspansi terlalu cepat. Ia membangun 1.600 cabang baru dalam waktu singkat dan langsung dihantam Covid-19. Pada November 2021, mereka memutuskan untuk menutup 300 cabang. Saham mereka turun 71 persen.

5. Tadashi Yanai



Kerugian: USD14 miliar

Kekayaan: USD30,4 miliar

Saham Fast Retailing, induk perusahaan Uniqlo dan Theory, anjlok hingga 34 persen. Ini karena banyak gerai-gerai mereka di seluruh dunia harus tutup. Belum lagi ada masalah pasokan dan demo buruh di Vietnam, Myanmar, dan China.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!