Pesawat Hipersonik China Dirancang Mampu Mencapai Seluruh Penjuru Bumi dalam Waktu 1 Jam
Senin, 13 Desember 2021 - 18:01 WIB
Desain pesawat hipersonik ini didasarkan pada bentuk pesawat X Two-Stage Vehicle (TSV) yang dibuat oleh Ming Han Tang, chief engineer kelahiran Cina dari program hipersonik awal NASA pada akhir 1990-an. Program itu dikenal sebagai Boeing Manta X-47C, namun pemerintah Amerika Serikat (AS) menunda program itu pada tahun 2000-an.(Baca juga; Ini Kehebatan Satelit Militer Rusia, Mampu Deteksi Penembakan Rudal Balistik )
Namun, ada beberapa masalah dengan desain mesin ganda yang harus diselesaikan, termasuk kemungkinan turbulensi yang kuat di beberapa sudut saluran masuk udara bukaan samping. Kondisi ini memengaruhi stabilitas penerbangan dan batasan seberapa curam pesawat bisa naik tanpa mencekik mesin. (Baca juga; AS Rampungkan Konstruksi Radar Anti-Rudal Balistik, Ini Kehebatannya )
Dalam Journal of Propulsion Technology disebutkan bahwa penelitian ini dinilai sangat penting karena memahami mekanisme kerja pesawat hipersonik dan pengembangan mesinnya. Untuk mengejar ketinggalan, AS bulan lalu mengumumkan telah menganggarkan lebih dari USD60 juta atau Rp859,9 miliar untuk mengembangkan senjata guna melindungi negara dari serangan hipersonik.
Namun, ada beberapa masalah dengan desain mesin ganda yang harus diselesaikan, termasuk kemungkinan turbulensi yang kuat di beberapa sudut saluran masuk udara bukaan samping. Kondisi ini memengaruhi stabilitas penerbangan dan batasan seberapa curam pesawat bisa naik tanpa mencekik mesin. (Baca juga; AS Rampungkan Konstruksi Radar Anti-Rudal Balistik, Ini Kehebatannya )
Dalam Journal of Propulsion Technology disebutkan bahwa penelitian ini dinilai sangat penting karena memahami mekanisme kerja pesawat hipersonik dan pengembangan mesinnya. Untuk mengejar ketinggalan, AS bulan lalu mengumumkan telah menganggarkan lebih dari USD60 juta atau Rp859,9 miliar untuk mengembangkan senjata guna melindungi negara dari serangan hipersonik.
(wib)
Lihat Juga :