10 Pesawat Terbesar Bak Monster yang Mendominasi Angkasa

Selasa, 07 Desember 2021 - 20:01 WIB
Tanpa kargo, C-5 Galaxy dapat terbang hingga 7.000 mil tanpa pengisian bahan bakar. Ini menjadikannya pengangkut udara militer jarak jauh di dunia. Ini sangat mendukung operasional Angkatan Udara AS untuk mengangkut barang secara cepat.

4. Boeing 747 Dreamlifter



Pada tahun 2000-an, Boeing merasa membutuhkan pesawat kargo dengan penyimpanan yang sangat besar untuk mengangkut komponen 787 Dreamliner, yang suku cadangnya dibuat di seluruh dunia. Solusinya adalah mengambil pesawat terbesarnya, 747, dan membangun ruang kargo khusus di sekitarnya.

Dengan volume 65.000 kaki kubik, Dreamlifter memiliki ruang kargo terbesar di dunia, mampu membawa tiga kali volume kargo 747-400F. Keempat Dreamlifter buatan Boeing ini juga menggunakan loader kargo terpanjang di dunia dan mampu mengangkut muatan hingga 125 ton. (Baca juga; United Airlines Cetak Sejarah, Pakai BBM Campuran Minyak Nabati )

5. Antonov An-124 Ruslan



Inilah monster lain yang dirancang dan dibangun oleh Biro Desain Antonov. An-124 Ruslan, yang dioperasikan oleh Angkatan Udara Rusia, adalah pesawat militer terbesar di dunia. Selama hampir 30 tahun setelah diperkenalkan pada tahun 1984, An-124 (nama lain dari NATO: Condor) adalah pesawat kargo terbesar dan terberat di dunia.

Dengan kapasitas muatan yang dilaporkan sebesar 165 ton, An-124 dapat mengangkut lebih banyak dibandingkan Galaxy C-5, meskipun jangkauannya tidak terlalu jauh. Keunggulan teknik yang dimiliki An-124 mampu terus bertahan dan menerbangkan misi pengangkutan udara ke Rusia. (Baca juga; Mobil Terbang Pertama di Jepang Lulus Uji Keamanan, Diharapkan Bisa Dijual Mulai 2025 )

6. Boeing B-52 Stratofortress



Pesawat B-52 memasuki layanan pada tahun 1955, dan B-52H pertama, model saat ini, memulai debutnya pada tahun 1961. Pengebom B-52 adalah kakek dari pesawat milik Angkatan Udara AS: usia boleh menua, tetapi masih mampu memberikan pukulan yang serius.

Pesawat B-52 dapat membawa 70.000 pon senjata, mulai dari bom konvensional berpemandu presisi hingga hulu ledak nuklir. Angkatan Udara AS ingin melengkapi B-52 yang andal dengan mesin baru untuk meningkatkan efisiensi dan jangkauan.

Pengebom raksasa ini sudah memasuki enam dekade layanan di Angkatan Udara AS dan teknologi dalam genggamannya terus berkembang. Angkatan Udara AS juga berencana untuk melengkapi B-52 dengan rudal Long Range Stand Off dan rudal jelajah nuklir siluman.

7. Airbus Beluga
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!