COVID-19 Balik Lagi ke Wuhan, China Tutup Total Semua Bandara
Rabu, 04 Agustus 2021 - 14:00 WIB
Agen perjalanan online dan offline harus melacak informasi epidemi tujuan dan tidak mengirim grup ke atau menerima grup dari daerah dengan risiko COVID-19 sedang dan tinggi, kata surat edaran yang dikeluarkan Selasa oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.
Laporan South China Morning Pos, wabah terbaru Covid-19 itu pertama kali terdeteksi di kota Nanjing, provinsi Jiansu.
“Jumlah kasus yang dilaporkan telah meningkat baru-baru ini. Kasus awal ditularkan di antara pembersih kabin pesawat dengan cepat dan menyebar lebih jauh melalui kegiatan sosial dan pencemaran lingkungan kerja,” kata wakil direktur jenderal Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Nanjing Ding Jie.
Lebih dari satu setengah tahun setelah virus corona pertama kali terdeteksi di China yang disusul oleh gelombang besar pertama Covid-19 di dunia, Negeri Tirai Bambu kembali berjuang untuk membendung penyebaran kasus baru yang dikaitkan dengan varian Delta yang lebih menular.
Dalam sepekan terakhir, virus ini dengan cepat menyebar ke 15 kota di seluruh negeri.
Laporan South China Morning Pos, wabah terbaru Covid-19 itu pertama kali terdeteksi di kota Nanjing, provinsi Jiansu.
“Jumlah kasus yang dilaporkan telah meningkat baru-baru ini. Kasus awal ditularkan di antara pembersih kabin pesawat dengan cepat dan menyebar lebih jauh melalui kegiatan sosial dan pencemaran lingkungan kerja,” kata wakil direktur jenderal Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Nanjing Ding Jie.
Lebih dari satu setengah tahun setelah virus corona pertama kali terdeteksi di China yang disusul oleh gelombang besar pertama Covid-19 di dunia, Negeri Tirai Bambu kembali berjuang untuk membendung penyebaran kasus baru yang dikaitkan dengan varian Delta yang lebih menular.
Dalam sepekan terakhir, virus ini dengan cepat menyebar ke 15 kota di seluruh negeri.
Lihat Juga :