Serangan 800.000 Phising Incar UKM di Asia Tenggara, Indonesia Tertinggi
Senin, 25 Mei 2020 - 10:58 WIB
Pada saat yang sama, lanjut dia, para pelaku kejahatan siber secara tidak etis menunggangi kekacauan seperti sekarang ini untuk meningkatkan tingkat keberhasilan serangan mereka melalui taktik rekayasa sosial seperti phishing.
"Data menunjukkan upaya demikian mengalami peningkatan karena kami menemukan dan mencegah upaya phishing lebih banyak di tahun ini daripada di 2019 lalu," katanya melalui keterangan resminya, Senin (25/5/2020).
Phishing merupakan salah satu jenis serangan rekayasa sosial yang paling fleksibel. Sebab dapat disamarkan dengan banyak cara dan digunakan untuk tujuan yang berbeda. Serangan rekayasa sosial, atau tipu daya pikiran, mengeksploitasi emosi manusia untuk menipu para pengguna online.
Para pelaku kejahatan siber juga memasukkan topik dan “frasa terkini” terkait dengan COVID-19 ke dalam konten mereka. Ini meningkatkan peluang untuk tautan yang terinfeksi atau lampiran berbahaya dibuka.
Lihat Juga :