Akhirnya, Rover Perseverance NASA Sukses Ciptakan Oksigen di Mars
Kamis, 22 April 2021 - 14:43 WIB
Perseverance berhasil menggunakan instrumen MOXIE-nya untuk menghasilkan oksigen dari atmosfer Mars yang tipis. Foto: dok NASA
CALIFORNIA - Kendaraan penjelajah (rover) Perseverance milik NASA baru saja mencetak rekor pertama di Mars yang dapat membantu membuka jalan bagi astronot untuk menjelajahi Planet Merah suatu hari nanti.
Perseverance berhasil menggunakan instrumen MOXIE-nya untuk menghasilkan oksigen dari atmosfer Mars yang tipis dan didominasi karbon dioksida untuk pertama kalinya.
BACA JUGA: Rayakan Hari Kartini, Xiaomi Ajak Perempuan Berdaya Lewat Teknologi
Instrumen tersebut, mendemonstrasikan teknologi yang dapat membantu astronot bernapas. Proses tersebut tidak hanya menghasilkan oksigen bagi astronot, tetapi juga pengangkutan oksigen dalam jumlah besar dari Bumi sebagai propelan roket untuk perjalanan pulang.
Tonggak sejarah MOXIE terjadi pada Selasa (20/4) waktu setempat, hanya satu hari setelah Perseverance penerbangan helikopter pertama di Mars, Ingenuity.
"Ini adalah langkah penting pertama dalam mengubah karbon dioksida menjadi oksigen di Mars," kata Jim Reuter, administrator Space Technology Mission Directorate NASA, dikutip laman Space, Kamis (22/4).
Perseverance berhasil menggunakan instrumen MOXIE-nya untuk menghasilkan oksigen dari atmosfer Mars yang tipis dan didominasi karbon dioksida untuk pertama kalinya.
BACA JUGA: Rayakan Hari Kartini, Xiaomi Ajak Perempuan Berdaya Lewat Teknologi
Instrumen tersebut, mendemonstrasikan teknologi yang dapat membantu astronot bernapas. Proses tersebut tidak hanya menghasilkan oksigen bagi astronot, tetapi juga pengangkutan oksigen dalam jumlah besar dari Bumi sebagai propelan roket untuk perjalanan pulang.
Tonggak sejarah MOXIE terjadi pada Selasa (20/4) waktu setempat, hanya satu hari setelah Perseverance penerbangan helikopter pertama di Mars, Ingenuity.
"Ini adalah langkah penting pertama dalam mengubah karbon dioksida menjadi oksigen di Mars," kata Jim Reuter, administrator Space Technology Mission Directorate NASA, dikutip laman Space, Kamis (22/4).
Lihat Juga :