Redmi Note 10 Series Gunakan Layar AMOLED atau Super AMOLED, Sih?

Senin, 12 April 2021 - 16:54 WIB
Keunggulan Super AMOLED dibanding AMOLED adalah layarnya lebih terang 20 persen, lebih hemat daya 20 persen, dan 80 persen lebih tahan terhadap refleksi sinar matahari langsung.

Nah, langkah Redmi Note 10 series membawa layar Super AMOLED ke harga lebih terjangkau tidak hanya menguntungkan konsumen. Namun, juga membuat persaingan di kelas mid range menjadi lebih kompetitif lagi.



Redmi Note 10 mengusung layar Super AMOLED, dengan kecerahan 450 nits-1100 nits (maks). Ukuran layarnya 6.43 inci, dengan 83.5% screen-to-body ratio. Adapun resolusi layarnya FHD 1080 x 2400 pixels, 20:9 ratio, dan 409 ppi.

Redmi Note 10 (4GB + 64GB) dibanderol Rp2,4 juta (harga perkenalan) dan Rp2,5 juta (harga normal). Sementara itu, Redmi Note 10 Pro menggunakan layar AMOLED, 120Hz, HDR10, kecerahan 450 nits-1200 nits (maksimal). Kecerahan 1200 nits itu serupa dengan kecerahan layar milik iPhone 12 Pro Max yang dibanderol Rp24 juta. Artinya, layarnya masih akan terang ketika berada dibawah sinar matahari sekalipun.

Ukuran layar Redmi Note 10 Pro adalah 6.67 inci, 85.6% screen-to-body ratio, dengan resolusi FHD 1080 x 2400 piksel, 20:9 ratio, serta 395 ppi. Keduanya sudah memakai OS Android 11, MIUI 12.

BACA JUGA: Wow, YouTube Klaim Sudah Blokir 83 Juta Video dan 7 Miliar Komentar

Redmi Note 10 Pro (6GB + 64GB) dibanderol Rp3,5 juta (harga perkenalan) dan Rp3,6 (harga normal). Adapun Redmi Note 10 Pro (8GB + 128GB) dibanderol Rp3,9 juta (harga perkenalan) dan Rp4 juta (harga normal).
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!