WHO Sebut COVID-19 Bukan dari Wuhan, Lalu Gimana dengan Fakta Ini?
Senin, 15 Februari 2021 - 06:01 WIB
Peneliti WHO memang memberikan kepercayaan pada teori bahwa virus mungkin telah memasuki China melalui daging beku.
"Kelelawar yang terinfeksi virus secara alami atau buatan tidak memiliki gejala klinis yang jelas, dan mekanismenya tidak diketahui."
Laboratorium tersebut telah berada dalam pengawasan internasional karena diketahui telah melakukan eksperimen pada virus korona kelelawar.
Charles Small, konsultan intelijen sumber terbuka yang menemukan paten, berkata: “Mereka menyebutkan kelelawar menginfeksi dengan virus secara artifisial.
“Metode penanganan kelelawar yang dipatenkan oleh WIV yang diketahui membawa virus korona terkait SARS setiap hari pada waktu makan berisiko meluapnya virus corona.”
Dia mengatakan WHO harus memberikan laporan lengkap tentang percobaan virus korona kelelawar dan kelelawar lembaga tersebut.
Faktanya Peter Daszak, ilmuwan kelahiran Inggris untuk WHO, sebelumnya mengatakan para peneliti di institut itu tidak memelihara kelelawar.
"Kelelawar yang terinfeksi virus secara alami atau buatan tidak memiliki gejala klinis yang jelas, dan mekanismenya tidak diketahui."
Laboratorium tersebut telah berada dalam pengawasan internasional karena diketahui telah melakukan eksperimen pada virus korona kelelawar.
Charles Small, konsultan intelijen sumber terbuka yang menemukan paten, berkata: “Mereka menyebutkan kelelawar menginfeksi dengan virus secara artifisial.
“Metode penanganan kelelawar yang dipatenkan oleh WIV yang diketahui membawa virus korona terkait SARS setiap hari pada waktu makan berisiko meluapnya virus corona.”
Dia mengatakan WHO harus memberikan laporan lengkap tentang percobaan virus korona kelelawar dan kelelawar lembaga tersebut.
Faktanya Peter Daszak, ilmuwan kelahiran Inggris untuk WHO, sebelumnya mengatakan para peneliti di institut itu tidak memelihara kelelawar.
Lihat Juga :