NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:32 WIB
WASP-121 b termasuk dalam kelompok planet raksasa gas yang mengorbit sangat dekat dengan bintang induknya. Gaya gravitasi yang kuat menyebabkan periode rotasi dan periode orbitnya sinkron – sebuah fenomena yang mirip dengan bagaimana Bulan selalu menghadap Bumi.

Akibatnya, separuh planet selalu berada dalam posisi berlawanan dengan bintang dan bermandikan cahaya konstan, sementara separuh lainnya tetap berada dalam kegelapan abadi.

Menurut salah satu penulis, Tom Evans-Soma dari Universitas Newcastle (Australia), WASP-121 b adalah salah satu kasus paling ekstrem yang pernah diketahui.

Suhu rata-rata di sisi siang planet ini mencapai hampir 2.500 derajat Celcius, sedangkan sisi malamnya hanya sekitar 725 derajat Celcius.

.

Meskipun sisi malam masih jauh lebih panas daripada tempat lain di Bumi, perbedaan suhu hampir 1.800 derajat Celcius antara kedua bagian planet ini telah menciptakan arus atmosfer yang sangat dahsyat.

Saat WASP-121 b melintasi bintang induknya, planet tersebut berputar sekitar 30 derajat. Pergerakan kecil ini cukup bagi para astronom untuk mengamati wilayah matahari terbit dan terbenam dengan akurasi yang luar biasa.

Penemuan baru ini tidak hanya membantu kita untuk lebih memahami WASP-121 b, tetapi juga membuka pendekatan yang sepenuhnya baru untuk mempelajari planet ekstrasolar yang sangat panas.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!