Turunkan Emisi dengan Memperluas Jangkauan Global Melalui Inovasi
Kamis, 23 April 2026 - 18:59 WIB
Seluruh produk Semen Merah Putih juga telah tersertifikasi Green Label dari Green Product Council Indonesia (GBCI), dengan sebagian besar berada pada level platinum. Selain itu, perusahaan juga memperoleh pengakuan dari World Cement Association atas komitmennya dalam aksi iklim, serta penghargaan Sustainable Construction Material Award dalam ajang ARCH:ID 2025.
Secara kapasitas, Semen Merah Putih memiliki total kapasitas produksi mencapai sekitar 11,4 juta ton semen dan 7 juta ton klinker per tahun di Indonesia, serta tambahan kapasitas di Vietnam sebesar 5 juta ton semen dan 3,2 juta ton klinker. Skala ini memperkuat posisi perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pasar domestik sekaligus memperluas jangkauan ekspor.
Melalui unit bisnis trading Aastar, perusahaan juga melihat peluang yang semakin besar di pasar internasional, khususnya untuk klinker dan semen. Permintaan global kini tidak hanya mempertimbangkan harga dan volume, tetapi juga aspek keberlanjutan, keandalan pasokan, dan efisiensi rantai distribusi.
“Melalui Aastar sebagai unittrading, kami melihat permintaan global semakin mengarah pada produk yang tidak hanya kompetitif secara harga, tetapi juga memiliki profil keberlanjutan yang jelas. Hal ini membuka peluang ekspor yang semakin luas bagi produk klinker dan semen dari Indonesia,” ujarSamar Gurung, Head of Trading dari Aastar Tradingsalah satu anak usaha Cemindo yang berfokus di ekspor klinker dan semen.
Ia menambahkan bahwa sistemsupply chainyang terintegrasi memungkinkan perusahaan untuk merespons kebutuhan pasar secara lebih fleksibel, baik untuk pasar domestik maupun internasional.
“Dengan sistem yang terintegrasi, kami dapat menghadirkan solusi yang lebih responsif dan efisien, sehingga mampu menjawab kebutuhan pasar yang semakin dinamis
Secara kapasitas, Semen Merah Putih memiliki total kapasitas produksi mencapai sekitar 11,4 juta ton semen dan 7 juta ton klinker per tahun di Indonesia, serta tambahan kapasitas di Vietnam sebesar 5 juta ton semen dan 3,2 juta ton klinker. Skala ini memperkuat posisi perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pasar domestik sekaligus memperluas jangkauan ekspor.
Melalui unit bisnis trading Aastar, perusahaan juga melihat peluang yang semakin besar di pasar internasional, khususnya untuk klinker dan semen. Permintaan global kini tidak hanya mempertimbangkan harga dan volume, tetapi juga aspek keberlanjutan, keandalan pasokan, dan efisiensi rantai distribusi.
“Melalui Aastar sebagai unittrading, kami melihat permintaan global semakin mengarah pada produk yang tidak hanya kompetitif secara harga, tetapi juga memiliki profil keberlanjutan yang jelas. Hal ini membuka peluang ekspor yang semakin luas bagi produk klinker dan semen dari Indonesia,” ujarSamar Gurung, Head of Trading dari Aastar Tradingsalah satu anak usaha Cemindo yang berfokus di ekspor klinker dan semen.
Ia menambahkan bahwa sistemsupply chainyang terintegrasi memungkinkan perusahaan untuk merespons kebutuhan pasar secara lebih fleksibel, baik untuk pasar domestik maupun internasional.
“Dengan sistem yang terintegrasi, kami dapat menghadirkan solusi yang lebih responsif dan efisien, sehingga mampu menjawab kebutuhan pasar yang semakin dinamis
(wbs)
Lihat Juga :