Turunkan Emisi dengan Memperluas Jangkauan Global Melalui Inovasi

Kamis, 23 April 2026 - 18:59 WIB
Namun, di tengah situasi tersebut, Semen Merah Putih justru mencatatkan kinerja positif dengan pertumbuhan sebesar 4,2% di wilayah operasional utamanya pada 2025. Capaian ini mencerminkan relevansi model bisnis perusahaan yang berfokus pada efisiensi dan integrasi sistem.

“Di tengah kondisi industri yang penuh tekanan, kami melihat bahwa kunci daya saing bukan hanya pada skala, tetapi pada seberapa efisien sistem yang kita bangun. Di Semen Merah Putih,sustainabilitybukan sekadar komitmen lingkungan, tetapi menjadi fondasi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat daya saing bisnis,” ujarSurindro Kalbu Adi, Commercial & Logistic Director PT Cemindo Gemilang Tbk.

Berbeda dari pendekatan konvensional yang memandangsustainabilitysebag ai kewajiban, Semen Merah Putih menempatkannya sebagai penggerak utama efisiensi. Perusahaan mencatat penurunan intensitas karbon hingga sekitar 21% sejak 2016, yang berjalan seiring dengan peningkatan efisiensi energi dan optimalisasi proses produksi.

Salah satu implementasi utama adalah penggunaanWaste Heat Recovery System(WHRS), yang mampu menyuplai sekitar 24% kebutuhan energi dalam proses produksi klinker sekaligus mengurangi emisi hingga sekitar 100.000 ton CO₂. Selain itu, berbagai inisiatif efisiensi energi telah berhasil menurunkan konsumsi listrik hingga sekitar 3 KWh per ton klinker.

Pendekatan efisiensi ini tidak berhenti pada proses produksi, tetapi diperluas ke seluruh rantai pasok. Melalui integrasisupply chain, termasuk penggunaan kendaraan listrik pada operasional logistik, Semen Merah Putih mampu menekan emisi hingga sekitar 8.500 ton CO₂ per tahun. Optimalisasi infrastruktur distribusi, seperti pelabuhan dan jaringan logistik, juga turut meningkatkan kecepatan dan fleksibilitas distribusi.

Dari sisi produk, perusahaan juga terus memperkuat portofolio semen rendah karbon. Saat ini, sekitar 81% produk Semen Merah Putih merupakan non-OPC (Ordinary Portland Cement), lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri yang berada di kisaran 71%. Produk-produk inovatif sepertihydraulic cementbahkan mencatat pertumbuhan signifikan hingga 636,5% pada 2025, menunjukkan tingginya permintaan terhadap solusi konstruksi yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!