Robot H1 Buatan China Berlari secepat Usain Bolt

Kamis, 16 April 2026 - 10:28 WIB
Namun, kecepatan tidak selalu berarti kepraktisan. Robot masih perlu mengatasi masalah daya tahan baterai, mobilitas di medan yang kompleks, dan melakukan tugas-tugas di dunia nyata.

Unitree berencana meluncurkan versi R1, dengan harga sekitar $4.000, membuka peluang untuk mengintegrasikan robot ke dalam kehidupan sehari-hari.

Sceye telah berhasil menguji balon bertenaga surya SE2, terbang terus menerus selama 12 hari pada ketinggian lebih dari 15.850 meter.

Perjalanan yang menempuh jarak sekitar 10.300 km dari New Mexico ke pantai Brasil ini menandai langkah signifikan dalam komersialisasi platform penerbangan stratosfer.

SE2 dilengkapi dengan baterai litium-sulfur dan baling-baling listrik, yang mengambil daya dari panel surya yang menutupi badannya yang panjangnya sekitar 82 meter.

Sepanjang penerbangannya, balon tersebut mempertahankan posisi stabil dalam radius hanya 1 km, menunjukkan kemampuannya untuk menyediakan konektivitas telekomunikasi dan pemantauan lingkungan dalam jangka waktu yang lama.

Menurut CEO Mikkel Vestergaard Frandsen, teknologi ini membuka infrastruktur baru di stratosfer, mendukung konektivitas darurat dan respons bencana. Sceye berencana untuk melanjutkan pengujian pra-komersial di Jepang, dengan target penerbangan yang berlangsung selama berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!