Robot H1 Buatan China Berlari secepat Usain Bolt
Kamis, 16 April 2026 - 10:28 WIB
Di kota Pornainen, Finlandia, telah dibangun "baterai pasir" raksasa yang mampu menyimpan hingga 100 megawatt-jam energi.
Teknologi ini menyediakan pasokan panas yang stabil bagi masyarakat dan mengurangi emisi karbon hingga 70%, setara dengan 160 ton CO₂ per tahun. Ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam menggantikan sistem pembakaran kayu tradisional.
Prinsip kerjanya cukup sederhana: listrik dari angin dan matahari digunakan untuk memanaskan udara, kemudian panas tersebut disimpan di dalam pasir dan dilepaskan melalui penukar panas.
Hal ini memungkinkan masyarakat untuk memanfaatkan energi terbarukan dengan biaya rendah, dan terkadang bahkan menerima pembayaran untuk menyimpan kelebihan listrik. Efisiensi sel pasir mencapai 83-85%, dan tetap stabil sepanjang tahun.
Polar Night sedang membangun versi yang lebih besar di Vaaksy, dengan kapasitas 250 megawatt-jam dan daya keluaran 2 megawatt.
Selain memenuhi kebutuhan perumahan, teknologi ini juga menjanjikan untuk aplikasi industri – di mana kebutuhan pemanasan mencapai hingga 36% dari permintaan global.
Jika berhasil, baterai sel pasir dapat menjadi kunci untuk mengurangi emisi bagi seluruhperekonomian.
Teknologi ini menyediakan pasokan panas yang stabil bagi masyarakat dan mengurangi emisi karbon hingga 70%, setara dengan 160 ton CO₂ per tahun. Ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam menggantikan sistem pembakaran kayu tradisional.
Prinsip kerjanya cukup sederhana: listrik dari angin dan matahari digunakan untuk memanaskan udara, kemudian panas tersebut disimpan di dalam pasir dan dilepaskan melalui penukar panas.
Hal ini memungkinkan masyarakat untuk memanfaatkan energi terbarukan dengan biaya rendah, dan terkadang bahkan menerima pembayaran untuk menyimpan kelebihan listrik. Efisiensi sel pasir mencapai 83-85%, dan tetap stabil sepanjang tahun.
Polar Night sedang membangun versi yang lebih besar di Vaaksy, dengan kapasitas 250 megawatt-jam dan daya keluaran 2 megawatt.
Selain memenuhi kebutuhan perumahan, teknologi ini juga menjanjikan untuk aplikasi industri – di mana kebutuhan pemanasan mencapai hingga 36% dari permintaan global.
Jika berhasil, baterai sel pasir dapat menjadi kunci untuk mengurangi emisi bagi seluruhperekonomian.
(wbs)
Lihat Juga :