Pangkalan NATO di Seluruh Eropa Berada dalam Jangkauan Rudal Iran

Rabu, 01 April 2026 - 06:50 WIB
Selama bertahun-tahun, Iran diyakini sengaja membatasi jangkauan rudalnya hingga di bawah 2.500 km. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi tekanan politik dari Eropa terhadap program pengembangan rudalnya.

Meskipun demikian, Barat terus menekan Teheran untuk membatasi atau membongkar program misilnya. Iran memandang persenjataan misilnya sebagai pencegah penting terhadap ancaman eksternal.

Banyak ahli percaya bahwa Iran sepenuhnya mampu mengembangkan rudal jarak menengah dengan jangkauan lebih jauh jika diperlukan, mengingat infrastruktur teknologi rudal yang telah dimilikinya selama beberapa dekade.

Beberapa kemampuan rudal Iran diyakini terkait dengan teknologi dari Korea Utara. Kedua negara tersebut diperkirakan telah berkolaborasi di bidang rudal balistik sejak akhir abad ke-20.

Korea Utara telah memiliki rudal balistik jarak menengah dengan jangkauan sekitar 4.000 km selama hampir satu dekade. Hal ini membuat pencapaian jangkauan serupa oleh Iran bukanlah hal yang sepenuhnya mengejutkan.

Salah satu contoh yang sering dikutip adalah rudal Hwasong-10, yang juga dikenal sebagai Musudan. Varian pertama rudal ini diyakini telah dikirim ke Iran pada pertengahan tahun 2000-an.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!