10 Alasan DJI Avata 360 Layak Dibeli: Fitur Anti-Tabrak Hingga Kamera 2 Arah!
Jum'at, 27 Maret 2026 - 09:15 WIB
8. Kecepatan dan Ketangkasan FPV
Ini adalah drone FPV sejati. Avata 360 sanggup melesat hingga kecepatan 40 MPH di mode sport (dengan mematikan sensor anti-tabrak) atau 35 MPH di mode normal. Dengan baterai berkapasitas 38,7Wh, drone ini menjanjikan waktu terbang maksimal hingga 23-24 menit di atas kertas.9. Lensa Depan yang Mudah Diganti Sendiri
Benturan adalah risiko mutlak bagi pilot FPV. DJI sangat memahami ini dengan merancang elemen lensa depan yang user-replaceable. Pemilik bisa langsung membeli paket lensa pengganti lengkap dengan alatnya dan menggantinya sendiri di lapangan dalam hitungan menit, tanpa harus mengirimkan unit ke pusat servis yang memakan waktu berminggu-minggu.10. Memori Internal Ekstra Lega dan Transfer Kilat
Anda tidak perlu panik jika lupa membawa kartu memori microSD. Avata 360 dibekali penyimpanan internal berkapasitas 45GB (42GB dapat digunakan), cukup untuk menampung rekaman video 360 8K selama 30 menit. Didukung teknologi transfer berkecepatan tinggi Wi-Fi 6, memindahkan file sebesar 1 GB ke aplikasi DJI Fly di smartphone hanya membutuhkan waktu sekitar 10 detik saja.Kendati memiliki keunggulan yang fenomenal, Avata 360 bukannya tanpa cela. Pengorbanan terbesar dari sistem 360 ini adalah kualitas video akhir.
Hasil crop dari format bulat 8K menjadi video datar akan menurunkan resolusi hingga 4K atau di bawahnya, dan digital zoom akan semakin menggerus ketajaman gambar.
Selain itu, karena menggunakan stabilisasi elektronik (bukan gimbal mekanik tiga sumbu untuk mengoreksi kemiringan), pergerakan drone terkadang menghasilkan efek motion blur, penjahitan garis yang terlihat, dan kelembutan ekstra di pinggir gambar, terutama saat merekam di kondisi malam hari.
Namun, bagi kreator konten ekstrem, kebebasan tanpa batas yang ditawarkan Avata 360 jelas sepadan dengan kompromi tersebut.
(dan)
Lihat Juga :