Serang Kuwait, Jet Eurofighter Keteteran Melawan Drone Tempur Iran
Rabu, 25 Maret 2026 - 17:36 WIB
Insiden ini terjadi tak lama setelah sebuah pesawat nirawak pengintai dan serang MQ-9 Reaper milik Angkatan Udara Italia dihancurkan di pangkalan yang sama. Perkembangan ini telah meningkatkan ketegangan militer di kawasan Teluk di tengah kehadiran sejumlah besar pasukan internasional.
Selain itu, kelompok paramiliter Irak yang diyakini terkait dengan Iran juga telah melakukan serangan terhadap pasukan darat Italia di beberapa fasilitas militer di Irak, yang menunjukkan peningkatan skala ketegangan.
Perkembangan ini menyoroti peran penting Italia dalam operasi militer yang dipimpin AS di Timur Tengah. Terlepas dari kekuatan militer dan sumber daya ekonominya yang relatif kecil, Italia telah berpartisipasi dalam berbagai misi dukungan di kawasan tersebut.
Serangan-serangan tersebut terjadi setelah diluncurkannya operasi militer skala besar terhadap Iran oleh AS dan Israel pada 28 Februari. Operasi ini diyakini mendapat dukungan dari beberapa negara Teluk Persia serta beberapa negara Eropa.
Menyusul serangan awal, Iran melancarkan serangkaian serangan balasan menggunakan rudal dan drone yang menargetkan pangkalan militer dan infrastruktur di wilayah Teluk.
Sebuah serangan pada tanggal 16 Maret dilaporkan menghancurkan pesawat peringatan dini dan kendali udara Saab GlobalEye milik Angkatan Udara Uni Emirat Arab di pangkalan Al Dhafra di Abu Dhabi.
Selain itu, kelompok paramiliter Irak yang diyakini terkait dengan Iran juga telah melakukan serangan terhadap pasukan darat Italia di beberapa fasilitas militer di Irak, yang menunjukkan peningkatan skala ketegangan.
Perkembangan ini menyoroti peran penting Italia dalam operasi militer yang dipimpin AS di Timur Tengah. Terlepas dari kekuatan militer dan sumber daya ekonominya yang relatif kecil, Italia telah berpartisipasi dalam berbagai misi dukungan di kawasan tersebut.
Serangan-serangan tersebut terjadi setelah diluncurkannya operasi militer skala besar terhadap Iran oleh AS dan Israel pada 28 Februari. Operasi ini diyakini mendapat dukungan dari beberapa negara Teluk Persia serta beberapa negara Eropa.
Menyusul serangan awal, Iran melancarkan serangkaian serangan balasan menggunakan rudal dan drone yang menargetkan pangkalan militer dan infrastruktur di wilayah Teluk.
Sebuah serangan pada tanggal 16 Maret dilaporkan menghancurkan pesawat peringatan dini dan kendali udara Saab GlobalEye milik Angkatan Udara Uni Emirat Arab di pangkalan Al Dhafra di Abu Dhabi.
Lihat Juga :