Patahan Bumi Raksasa Tersembunyi Ditemukan di Titik Rawan Gempa

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:49 WIB
"Sebelumnya diasumsikan bahwa sesar mengikuti tepi depan lempeng yang menunjam, tetapi contoh ini menyimpang dari asumsi tersebut,"kataahli geodesi tektonik Kathryn Materna, dari Universitas Colorado Boulder.

"Batas lempeng tampaknya tidak berada di tempat yang kita duga."

Akurasi sangat penting untuk memprediksi gempa bumi, dan di situlah studi ini akan sangat bermanfaat. Baikpatahan San Andreas(tempat lempeng Amerika Utara dan Pasifik bertemu) maupunzona subduksi Cascadia(tempat lempeng Gorda dan Amerika Utara bertemu) dapat menghasilkan gempa bumi yang dahsyat.

Ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan terkait patahan tektonik dan zona gempa di California dan pesisir barat AS, dan para ilmuwansedang berupayauntuk mendapatkan gambaran yang paling komprehensif tentang hal tersebut – sehingga kita dapat bersiap sebaik mungkin menghadapi apa yang kemungkinan akan terjadi selanjutnya di wilayah tersebut.

"Jika kita tidak memahami proses tektonik yang mendasarinya, sulit untuk memprediksi bahaya seismik,"kataahli geofisika Amanda Thomas, dari Universitas California.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!