Patahan Bumi Raksasa Tersembunyi Ditemukan di Titik Rawan Gempa

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:49 WIB
Selain mempelajari data dari seismometer – yang menangkapgetaran tanah halusdari gempa bumi yang sangat kecil yang tidak terasa di permukaan – tim tersebut juga memverifikasi rekaman lapangan mereka menggunakan model sensitivitas pasang surut.

Dorongan dan tarikanpasang surut setiap harimenyebabkan tekanan kecil pada batuan di bawahnya.

Dengan memodelkan tekanan ini untuk menguji bagaimana batuan merespons, para ilmuwan dapat memeriksa apakah interpretasi mereka tentang gempa bumi kecil dan berfrekuensi rendah itu benar, yang dalam kasus ini memang benar.

Sebagianlempeng Amerika Utaratelah terlepas dan ditarik ke bawah bersamalempengGorda (Juan de Fuca), demikian yang ditentukan oleh para peneliti. Tim tersebut juga mengkonfirmasikeberadaan fragmen Pioneer yang sebelumnya telah dihipotesiskan– sebuah bagian batuan yang lebih tua yang terseret di bawah lempeng Amerika Utara.

Lempeng Amerika Utara, lempeng Gorda, dan lempeng Pasifik membentuk persimpangan tiga Mendocino, dengan lempeng Gorda mengalamisubduksi(terdorong ke bawah) lempeng Amerika Utara, dan diserap ke dalammantel Bumi.

Yang penting, permukaan yang mengalami subduksi tidak sedalam yang diperkirakan sebelumnya.

Penelitian ini menggeser lokasi yang paling mungkin dari batas lempeng. Model ini didukung oleh gempa bumi berkek magnitude 7,2 yang terjadidi California pada tahun 1992, yang memiliki titik asal pada kedalaman yang jauh lebih dangkal daripada yang diprediksi oleh model-model kontemporer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!