Gebrakan CES 2026: LG Rilis TV Setipis Kertas 9mm dan Robot Pembantu Rumah Tangga
Selasa, 06 Januari 2026 - 11:25 WIB
Fitur Hype Radiant Color menjanjikan kualitas warna dan kecerahan yang lebih tinggi. Namun, kritik patut dilayangkan pada relevansi inovasi ini bagi konsumen massal. Di titik tertentu, mengejar ketipisan layar mulai terasa seperti diminishing return—peningkatan marjinal yang tidak lagi memberikan dampak signifikan pada pengalaman menonton harian, namun mendongkrak harga jual ke level premium yang sulit dijangkau.
AI yang Menguntit: Privasi di Ujung Tanduk
LG mendemonstrasikan skenario di mana CLOiD membaca pesan teks pengguna ("Saya akan segera pulang") melalui aplikasi ThinQ dan menyiapkan rumah. Ini adalah wujud dari Kesadaran Kontekstual.
Di sinilah letak kritik terbesar: privasi. Untuk mewujudkan AI in Action, LG membutuhkan akses data yang sangat intrusif—mulai dari denah rumah, kebiasaan harian, isi pesan teks, hingga apa yang kita makan. "Pemahaman mendalam kami tentang gaya hidup pelanggan adalah keunggulan yang kuat," ujar CEO Lyu.
Kesimpulannya, CES 2026 menunjukkan bahwa LG berani bermimpi besar. Namun, celah antara visi futuristik "AI in Action" dan realitas pragmatis konsumen—soal harga, privasi, dan kegunaan nyata—masih menganga lebar.
Dapur Pintar yang bisa Diajak Bicara
LG juga memperbarui lini dapur premium LG SIGNATURE dengan suntikan AI generatif. Kulkas terbaru kini dilengkapi Conversational AI dan Ingredient Recognition, yang mampu mengenali bahan makanan di dalam dan menyarankan resep. Sementara itu, Oven Range dengan fitur Gourmet AI mampu mengidentifikasi 80 jenis masakan.AI yang Menguntit: Privasi di Ujung Tanduk
LG mendemonstrasikan skenario di mana CLOiD membaca pesan teks pengguna ("Saya akan segera pulang") melalui aplikasi ThinQ dan menyiapkan rumah. Ini adalah wujud dari Kesadaran Kontekstual.Di sinilah letak kritik terbesar: privasi. Untuk mewujudkan AI in Action, LG membutuhkan akses data yang sangat intrusif—mulai dari denah rumah, kebiasaan harian, isi pesan teks, hingga apa yang kita makan. "Pemahaman mendalam kami tentang gaya hidup pelanggan adalah keunggulan yang kuat," ujar CEO Lyu.
Ekspansi ke Mobilitas dan Data Center
LG tidak hanya ingin menguasai ruang tamu. Mereka memaparkan ekspansi ke sektor otomotif dengan solusi kokpit cerdas yang mampu melacak pandangan mata pengemudi. Di ranah komersial, LG memperkuat posisi di solusi pendingin (HVAC) untuk pusat data AI, sebuah langkah cerdas mengingat ledakan kebutuhan data center global. Ini adalah langkah diversifikasi bisnis yang logis dan mungkin lebih menjanjikan secara finansial dibandingkan menjual robot pelipat baju.Kesimpulannya, CES 2026 menunjukkan bahwa LG berani bermimpi besar. Namun, celah antara visi futuristik "AI in Action" dan realitas pragmatis konsumen—soal harga, privasi, dan kegunaan nyata—masih menganga lebar.
(dan)
Lihat Juga :