Smartfren Catatkan 35,9 Juta Pelanggan, Bagaimana Nasibnya Pasca Merger?

Jum'at, 20 Desember 2024 - 14:20 WIB
1. Persaingan yang semakin ketat: Industri telekomunikasi di Indonesia semakin kompetitif dengan masuknya pemain baru dan berbagai promosi agresif yang ditawarkan oleh operator.

2. Maraknya RT/RW Net: Kehadiran penyedia layanan internet berskala kecil (RT/RW Net) memberikan alternatif bagi masyarakat untuk mengakses internet dengan harga yang lebih terjangkau.

3. Perubahan perilaku konsumen: Konsumen kini semakin selektif dalam memilih provider dan paket internet, dengan mempertimbangkan faktor harga, kuota, dan kualitas jaringan.

Terus Memperluas Jaringan 4G

Meskipun menghadapi berbagai tantangan, Smartfren tetap berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan berbasis jaringan 4G di seluruh wilayah operasionalnya. Dengan total 46 ribu Base Transceiver Station (BTS) yang tersebar di 288 kota di Indonesia, Smartfren kini mampu menjangkau sekitar 80% populasi penduduk di tanah air.

"Jadi secara jaringan saat ini, kita memang sudah berada di 80% penduduk Indonesia dengan izin jaringan bergerak seluler, maupun jaringan tetap dan juga VoIP dan ISP," kata Merza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!