Modus Kejahatan dengan Gambar AI Teror Singapura

Jum'at, 06 Desember 2024 - 21:21 WIB
Isi email tersebut berisi gambar yang mencocokkan foto wajah korban dengan tangkapan layar pornografi yang memperlihatkan kemesraan mereka.

MDDI dalam keterangannya juga menyebutkan bahwa anggota Dewan Legislatif Hong Kong juga menerima email yang sama pada awal pekan ini.

“Singapura dan Hong Kong adalah dua pulau kecil yang harmonis dan masyarakatnya saling percaya.

“Penjahat mungkin ingin memanfaatkan kepercayaan ini untuk memeras uang,” kata Associate Professor Hannah Yee-Fen Lim, pakar hukum dan ilmu komputer dari Nanyang Technological University (NTU).

Peneliti S Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Muhammad Faizal Abdul Rahman mengatakan, pelaku mungkin mencoba memanfaatkan pemilu mendatang yang diperkirakan akan berlangsung pada November tahun depan.

Katanya, para pelaku bisa saja berasumsi bahwa dengan semakin dekatnya pemilu, maka akan membuat para menteri dan pejabat publik lebih cenderung membayar uang pungutan liar, sekaligus menyelamatkan diri dan lembaganya dari rusaknya nama baik dan rasa malu,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!