Misteri Evolusi di Kegelapan Abadi: Ikan Sungut Ganas Laut Dalam
Jum'at, 06 Desember 2024 - 07:18 WIB
Ikan sungut ganas mencapai tingkat disparitas fenotipik yang tinggi, melebihi kerabat bentik mereka di perairan dangkal dan dalam. Foto: ist
JAKARTA - Sebuah studi terbaru mengungkap sejarah evolusi menakjubkan dari ikan sungut ganas (anglerfish): makhluk laut dalam yang ternyata tingkat adaptasinya luar biasa.
Diterbitkan dalam jurnal Nature Ecology & Evolution, penelitian tersebut mengungkap bagaimana hewan misterius itu melakukan diversifikasi di lingkungan bathypelagic yang keras dan miskin sumber daya. Tepatnya di kedalaman laut terbuka yang mencapai 1.000 hingga 4.000 meter dalamnya.
Dengan menggunakan analisis genetik canggih dan pencitraan 3D spesimen museum, para peneliti merekonstruksi pohon evolusi ikan sungut ganas dan mengidentifikasi inovasi morfologi yang memungkinkan mereka berkembang di salah satu lingkungan paling menantang di Bumi.
Adaptasi Unik Ikan Sungut Ganas Laut Dalam
Meskipun ikan sungut ganas terkenal dengan umpan bioluminesen mereka yang menggantung di kepala untuk menarik mangsa dalam kegelapan abadi laut dalam, kisah evolusi mereka lebih unik.
Studi tersebut mengungkapkan bahwa ikan sungut ganas pelagis laut dalam (ceratioids) diturunkan dari nenek moyang bentik, atau penghuni dasar laut. Nenek moyang ini mendiami lereng benua sebelum menjelajah ke perairan terbuka zona bathypelagic.
Diterbitkan dalam jurnal Nature Ecology & Evolution, penelitian tersebut mengungkap bagaimana hewan misterius itu melakukan diversifikasi di lingkungan bathypelagic yang keras dan miskin sumber daya. Tepatnya di kedalaman laut terbuka yang mencapai 1.000 hingga 4.000 meter dalamnya.
Dari Dasar Laut ke Perairan Terbuka
Studi yang dipimpin oleh ahli biologi termasuk Kory Evans dari Rice University dan mantan mahasiswa sarjananya Rose Faucher, menyelidiki perkembangan evolusi ikan sungut ganas (Lophiiformes) saat mereka berpindah dari habitat dasar laut ke perairan terbuka laut dalam.Dengan menggunakan analisis genetik canggih dan pencitraan 3D spesimen museum, para peneliti merekonstruksi pohon evolusi ikan sungut ganas dan mengidentifikasi inovasi morfologi yang memungkinkan mereka berkembang di salah satu lingkungan paling menantang di Bumi.
Adaptasi Unik Ikan Sungut Ganas Laut Dalam
Meskipun ikan sungut ganas terkenal dengan umpan bioluminesen mereka yang menggantung di kepala untuk menarik mangsa dalam kegelapan abadi laut dalam, kisah evolusi mereka lebih unik.Studi tersebut mengungkapkan bahwa ikan sungut ganas pelagis laut dalam (ceratioids) diturunkan dari nenek moyang bentik, atau penghuni dasar laut. Nenek moyang ini mendiami lereng benua sebelum menjelajah ke perairan terbuka zona bathypelagic.
Lihat Juga :