Teknologi Iran Ini Bikin Serangan Balik Israel Ambrol

Jum'at, 11 Oktober 2024 - 09:03 WIB
Pengembangan Iron Beam Proyek Iron Beam pertama kali diumumkan pada acara Singapore Airshow pada Februari 2014.

Sistem ini dibuat sebagai pelengkap sistem pertahanan rudal yang sudah ada di Israel, seperti Iron Dome, dengan tujuan untuk melindungi pasukan militer dan warga sipil dari ancaman udara yang semakin canggih, seperti drone, roket, dan mortir dalam jarak dekat.

Rafael juga memperkenalkan versi laut dari senjata ini pada Mei 2023 di ajang International Maritime Defence Exhibition (IMDEX) di Singapura.

Pengembangan Iron Beam dipercepat untuk menghadapi situasi konflik yang meningkat, terutama dalam insiden dengan Hamas pada Oktober 2023.

Awalnya, sistem ini dijadwalkan masuk layanan pada 2025, namun karena kebutuhan mendesak, pengembangannya dilakukan lebih cepat.

Pada Maret 2022, pemerintah Israel menyetujui alokasi dana untuk mempercepat pembuatan Iron Beam dengan kolaborasi dari perusahaan Elbit Systems. Rafael juga bermitra dengan Lockheed Martin, perusahaan kedirgantaraan asal Amerika Serikat, untuk melakukan pengembangan dan pengujian bersama sistem laser ini.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!