Mengenal Walkie-Talkie Icom V82 Hizbullah yang Diledakkan Israel
Jum'at, 20 September 2024 - 07:09 WIB
Melansir The New York Times, Gold Apollo menyangkal memproduksi perangkat tersebut dan menyalahkan mitranya yang berbasis di Budapest, BAC Consulting KFT.
"Mereka bukan produk kami dari awal hingga akhir. Bagaimana kami bisa memproduksi produk yang bukan milik kami?" kata Kepala Gold Apollo Hsu Ching-kuang.
CEO BAC Consulting Cristiana Barsony-Arcidiacono ketika dikonfirmasi penyiar AS NBC News menyatakan perusahaannya memang bekerja dengan Gold Apollo tetapi tidak membuat pager. "Saya tidak membuat pager. Saya hanya perantara. Saya pikir Anda salah paham," kata Barsony-Arcidiacono.
Sebuah sumber yang dekat dengan Hizbullah, sebelumnya mengatakan kepada AFP bahwa pager yang meledak terkait dengan pengiriman yang baru-baru ini diimpor oleh Hizbullah dari 1.000 perangkat yang tampaknya telah disabotase di sumbernya.
"Mereka bukan produk kami dari awal hingga akhir. Bagaimana kami bisa memproduksi produk yang bukan milik kami?" kata Kepala Gold Apollo Hsu Ching-kuang.
CEO BAC Consulting Cristiana Barsony-Arcidiacono ketika dikonfirmasi penyiar AS NBC News menyatakan perusahaannya memang bekerja dengan Gold Apollo tetapi tidak membuat pager. "Saya tidak membuat pager. Saya hanya perantara. Saya pikir Anda salah paham," kata Barsony-Arcidiacono.
Sebuah sumber yang dekat dengan Hizbullah, sebelumnya mengatakan kepada AFP bahwa pager yang meledak terkait dengan pengiriman yang baru-baru ini diimpor oleh Hizbullah dari 1.000 perangkat yang tampaknya telah disabotase di sumbernya.
(msf)
Lihat Juga :