Kontroversi Tes Gender Atlet Olimpiade, Perlu Konsensus Ilmiah

Senin, 05 Agustus 2024 - 18:03 WIB
Adams berbicara ke publik sehari setelah petinju wanita Italia Angela Carini menyerah di babak 1/8 final melawan petinju Aljazair Imane Khelif. IOC menyetujui partisipasi Khelif dalam turnamen wanita Olimpiade meskipun petinju tersebut didiskualifikasi dari Piala Dunia 2023 karena gagal dalam tes kelayakan gender yang tidak disebutkan.

Asosiasi Tinju Internasional (IBA) menemukan keberadaan kromosom XY dan peningkatan kadar testosteron dalam tubuhnya. IOC mengandalkan norma-norma yang berlaku selama Olimpiade terakhir. Adams meyakinkan bahwa IOC sedang bekerja untuk melindungi atlet yang gagal dalam tes gender dari perundungan.

Baca Juga: IOC Ancam Coret Tinju dari Olimpiade Paris 2024 Akibat Skandal IBA

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengatakan setelah pertandingan bahwa atlet dengan karakteristik genetik pria harus dilarang dari kompetisi wanita. IOC sebelumnya menangguhkan Asosiasi Tinju Internasional dari mengadakan turnamen tinju di Paris.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!