Dampak Pemutusan Internet ke Kamboja dan Filipina, Efektifkah Berantas Judi Online?
Jum'at, 28 Juni 2024 - 17:14 WIB
Teguh menambahkan, pihak Kominfo akan melakukan whitelisting IP yang diblok jika ada laporan dari kementerian, lembaga, atau pelaku usaha yang terdampak. "Kami tetap mengutamakan layanan bisnis dan hubungan luar negeri agar tetap bisa diakses dengan mudah untuk wilayah Kamboja dan Filipina," tambahnya.
Menurut Teguh, peran Kominfo berada di hilir dari masalah ini. "Kalau bandar masih ada, operator masih banyak, ya, nggak akan pernah tuntas. Mau sampai kiamat pun gak akan tuntas," tegasnya.
"Jika ada kementerian atau lembaga, pun pelaku usaha yang terkena dampak, segera lapor Kominfo. Kami akan melakukan whitelisting IP yang diblok untuk memastikan layanan penting tetap berjalan," jelas Teguh.
Efektifkah Memutus Layanan Internet ke Kamboja dan Filipina?
Teguh menyadari bahwa efektivitas langkah ini dalam menekan kegiatan judi online masih belum terlihat. "Pelaksanaannya baru dimulai 25 Juni kemarin, jadi masih terlalu dini untuk menilai efektivitasnya. Langkah ini hanya membatasi, tidak memutus total," ungkapnya.Menurut Teguh, peran Kominfo berada di hilir dari masalah ini. "Kalau bandar masih ada, operator masih banyak, ya, nggak akan pernah tuntas. Mau sampai kiamat pun gak akan tuntas," tegasnya.
Dampak Terhadap Layanan Lainnya
Langkah pemutusan internet ini bisa berdampak pada berbagai sektor yang membutuhkan koneksi dengan Kamboja dan Filipina, termasuk bisnis, pendidikan, dan hubungan diplomatik. Oleh karena itu, Kominfo membuka saluran komunikasi untuk menerima laporan dari pihak-pihak yang terdampak."Jika ada kementerian atau lembaga, pun pelaku usaha yang terkena dampak, segera lapor Kominfo. Kami akan melakukan whitelisting IP yang diblok untuk memastikan layanan penting tetap berjalan," jelas Teguh.
Lihat Juga :