Ini Sosok Penemu Iron Dome Israel yang Mengejutkan, Punya Dua Gelar Phd
Rabu, 24 April 2024 - 14:00 WIB
Mengutip laman Deccan Herald, Kamis (18/4/2024), Gold meyakini bahwa Israel sangat membutuhkan teknologi pertahanan rudal sejak Perang Teluk 1990-1991. Hal ini disadari ketika Saddam Hussein meluncurkan rudal Scud Irak menuju Tel Aviv.
Sekitar 2004, Gold menjabat sebagai perwira tinggi militer yang memimpin penelitian dan pengembangan di Kementerian Pertahanan. Namun, langkahnya terhambat akibat pemerintah yang meragukan idenya.
Pada akhirnya, Gold bersama timnya tetap memulai pekerjaan ambisiusnya. Berkolaborasi dengan kontraktor pertahanan swasta, mereka mencoba mengembangkan sekitar dua lusin konsep pertahanan rudal hingga akhirnya terpilih Iron Dome.
Melihat jauh ke belakang, sebelumnya Gold juga sempat berdinas di militer dengan pangkat akhir Brigadir Jenderal (res). Ia baru pensiun ketika mulai mengerjakan Iron Dome setelah sempat bekerja juga di sektor swasta.
Iron Dome menghadang serangan rudal di langit Israel. Foto: ist
Sekitar 2004, Gold menjabat sebagai perwira tinggi militer yang memimpin penelitian dan pengembangan di Kementerian Pertahanan. Namun, langkahnya terhambat akibat pemerintah yang meragukan idenya.
Pada akhirnya, Gold bersama timnya tetap memulai pekerjaan ambisiusnya. Berkolaborasi dengan kontraktor pertahanan swasta, mereka mencoba mengembangkan sekitar dua lusin konsep pertahanan rudal hingga akhirnya terpilih Iron Dome.
Melihat jauh ke belakang, sebelumnya Gold juga sempat berdinas di militer dengan pangkat akhir Brigadir Jenderal (res). Ia baru pensiun ketika mulai mengerjakan Iron Dome setelah sempat bekerja juga di sektor swasta.
Iron Dome menghadang serangan rudal di langit Israel. Foto: ist
Lihat Juga :