Salah Tangkap Warga Gaza, Israel hanya Bermodalkan Google Foto
Sabtu, 30 Maret 2024 - 08:33 WIB
Juru bicara Google menegaskan kepada Engadget, bahwa produknya hanya mengelompokkan wajah dari gambar yang pengguna tambahkan ke bagian file dokumen. “Google Foto merupakan produk gratis yang tersedia secara luas untuk umum yang membantu mengatur foto dengan mengelompokkan wajah yang mirip, sehingga pengguna dapat memberi label pada orang agar mudah menemukan foto lama. Itu tidak memberikan identitas orang tak dikenal di foto,” tulis Google.
Baca Juga : Google Pecat Karyawan yang Memprotes Kesepakatan dengan Israel
Salah satu pria yang ditahan karena kekeliruan identifikasi melalui program pengawasan, yaitu penyair Mosab Abu Toha. Ia mengatakan ditarik ke pos pemeriksaan militer di Gaza utara ketika keluarganya mencoba melarikan diri ke Mesir. Tangannya diborgol dan ditutup matanya, lalu diinterogasi selama dua hari sebelum akhirnya dikembalikan. Sebelum dibebaskan, tentara mengatakan kepadanya bahwa penangkapannya adalah kesalahan.
Selama penahanannya, Toha mengatakan, mendengar seseorang berkata tentara Israel telah menggunakan teknologi baru terhadap kelompok yang ditahannya.
MG/Maulana Kusumadewa Iskandar
Baca Juga : Google Pecat Karyawan yang Memprotes Kesepakatan dengan Israel
Salah satu pria yang ditahan karena kekeliruan identifikasi melalui program pengawasan, yaitu penyair Mosab Abu Toha. Ia mengatakan ditarik ke pos pemeriksaan militer di Gaza utara ketika keluarganya mencoba melarikan diri ke Mesir. Tangannya diborgol dan ditutup matanya, lalu diinterogasi selama dua hari sebelum akhirnya dikembalikan. Sebelum dibebaskan, tentara mengatakan kepadanya bahwa penangkapannya adalah kesalahan.
Selama penahanannya, Toha mengatakan, mendengar seseorang berkata tentara Israel telah menggunakan teknologi baru terhadap kelompok yang ditahannya.
MG/Maulana Kusumadewa Iskandar
(msf)
Lihat Juga :