Ilmuwan Ciptakan Cairan Ajaib, Memudahkan Kerja Polisi

Selasa, 27 Februari 2024 - 19:11 WIB
Pewarna tersebut didasarkan pada protein fluoresen yang ditemukan pada ubur-ubur yang disebut Green Fluorescent Protein (GFP), yang digunakan secara luas oleh para ilmuwan penelitian untuk memvisualisasikan proses biologis.

Artinya, pewarna tersebut kompatibel secara biologis dan tidak mengganggu analisis DNA sidik jari selanjutnya. Ini dimungkinkan karena cairan berbahan dasar protein fluoresen dari ubur-ubur, lebih aman, lebih ramah lingkungan, dan dapat digunakan pada berbagai jenis permukaan.

Baca Juga: Cara Inafis Bareskrim Polri Bongkar Kejahatan Lewat Sidik Jari

Profesor Tony James, dari Departemen Kimia di Universitas Bath, mengatakan, sistem ini lebih aman, lebih berkelanjutan dan bekerja lebih cepat dibandingkan teknologi yang ada dan bahkan dapat digunakan pada sidik jari yang berumur satu minggu.

“Memiliki dua warna berbeda berarti semprotan dapat digunakan pada permukaan dengan warna berbeda. Kami berharap dapat menghasilkan lebih banyak warna di masa depan dan ini dapat meningkatkan pendeteksian barang bukti di TKP," ujarnya.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!