iSpace China Luncurkan Pesawat Ruang Angkasa yang Dapat Digunakan Ulang
Kamis, 21 Desember 2023 - 13:34 WIB
Satelit tersebut dikatalogkan oleh Angkatan Luar Angkasa AS pada orbit dekat kutub sekitar 500 kilometer. Ini adalah pertama kalinya iSpace menempatkan satelit di orbit sejak peluncuran pertama bersejarahnya pada Juli 2019, ketika roket padat empat tahap Hyperbola-1 mencapai orbit.
Laman Space menyebutkan, tiga peluncuran Hyperbola-1 berikutnya semuanya berakhir dengan kegagalan. Yang kelima, diluncurkan pada bulan April tahun ini, mencapai orbit tetapi tidak membawa muatan aktif.
AZSPACE berfokus pada perancangan pesawat ruang angkasa yang dapat dipulihkan dan teknologi masuk kembali terkait. Satelit Di'er-1 dirancang untuk melakukan uji verifikasi teknologi platform skala kecil di orbit.
Pesawat luar angkasa itu membawa muatan observasi optik dan ilmu kehidupan, menurut pernyataan iSpace. AZSPACE awal tahun ini mengajukan proposal untuk sistem transportasi kargo stasiun ruang angkasa berbiaya rendah menyusul permintaan proposal dari badan penerbangan luar angkasa manusia China, CMSA.
Baca juga; Didukung China, Mesir Sukses Luncurkan Satelit MisrSat 2
Laman Space menyebutkan, tiga peluncuran Hyperbola-1 berikutnya semuanya berakhir dengan kegagalan. Yang kelima, diluncurkan pada bulan April tahun ini, mencapai orbit tetapi tidak membawa muatan aktif.
AZSPACE berfokus pada perancangan pesawat ruang angkasa yang dapat dipulihkan dan teknologi masuk kembali terkait. Satelit Di'er-1 dirancang untuk melakukan uji verifikasi teknologi platform skala kecil di orbit.
Pesawat luar angkasa itu membawa muatan observasi optik dan ilmu kehidupan, menurut pernyataan iSpace. AZSPACE awal tahun ini mengajukan proposal untuk sistem transportasi kargo stasiun ruang angkasa berbiaya rendah menyusul permintaan proposal dari badan penerbangan luar angkasa manusia China, CMSA.
Baca juga; Didukung China, Mesir Sukses Luncurkan Satelit MisrSat 2
Lihat Juga :