Rusia Gunakan Hulu Ledak Termobarik pada Drone Kamikaze Geran-2
Selasa, 05 Desember 2023 - 23:07 WIB
Sejumlah bukti di medan perang Ukraina menunjukkan Rusia menggunakan hulu ledak termobarik baru untuk mempersenjatai drone kamikaze Geran-2. Foto/Bulgarian Military
MOSKOW - Sejumlah bukti di medan perang Ukraina menunjukkan Rusia menggunakan hulu ledak termobarik baru untuk mempersenjatai drone kamikaze Geran-2 atau Shahed-136. Hulu ledak termobarik seberat 40 kg diperkirakan mampu menciptakan kerusakan 10 kali lebih kuat.
Memahami dampak hulu ledak termobarik seberat 40 kilogram pada Geran-2/Shahed-136 bisa menjadi tugas yang rumit, mengingat banyaknya faktor yang berperan. Diperkirakan kekuatan hulu ledak tersebut tentu dapat berdampak pada area yang cukup luas, berpotensi mencakup ratusan meter persegi.
Sebagai gambaran, penyembur api jet Bumblebee yang jauh lebih kecil hanya memiliki berat 3 kilogram mampu menghantam ruangan seluas 80 meter kubik di dalam ruangan atau radius 50 meter persegi di luar ruangan. Sekarang bayangkan kekuatan muatan seberat 40 kg yang dibawa drone kamikaze Geran-2.
Baca juga; Magneto Hydrodynamic Explosive Munition, Teknologi Fiksi yang Jadi Senjata Mematikan di Dunia
“Bahan peledak termobarik saat meledak, menimbulkan gelombang kejut yang diikuti elemen ramuan termobarik. Campuran ini berinteraksi dengan udara sekitar dan komponennya, sehingga menghasilkan awan yang memiliki suhu antara 2400 hingga 2600 °C dalam waktu satu detik,” tulis laman Bulgarian Military, Selasa (5/12/2023).
Bagian yang mengerikan adalah “awan” panas yang terbentuk tidak bisa dihindari bahkan dengan berlindung di balik bunker. Akibat dari ledakan ini bukan hanya panas yang luar biasa, namun gelombang kejut yang sangat kuat yang dapat berdampak buruk pada paru-paru dan sistem pendengaran.
Memahami dampak hulu ledak termobarik seberat 40 kilogram pada Geran-2/Shahed-136 bisa menjadi tugas yang rumit, mengingat banyaknya faktor yang berperan. Diperkirakan kekuatan hulu ledak tersebut tentu dapat berdampak pada area yang cukup luas, berpotensi mencakup ratusan meter persegi.
Sebagai gambaran, penyembur api jet Bumblebee yang jauh lebih kecil hanya memiliki berat 3 kilogram mampu menghantam ruangan seluas 80 meter kubik di dalam ruangan atau radius 50 meter persegi di luar ruangan. Sekarang bayangkan kekuatan muatan seberat 40 kg yang dibawa drone kamikaze Geran-2.
Baca juga; Magneto Hydrodynamic Explosive Munition, Teknologi Fiksi yang Jadi Senjata Mematikan di Dunia
“Bahan peledak termobarik saat meledak, menimbulkan gelombang kejut yang diikuti elemen ramuan termobarik. Campuran ini berinteraksi dengan udara sekitar dan komponennya, sehingga menghasilkan awan yang memiliki suhu antara 2400 hingga 2600 °C dalam waktu satu detik,” tulis laman Bulgarian Military, Selasa (5/12/2023).
Bagian yang mengerikan adalah “awan” panas yang terbentuk tidak bisa dihindari bahkan dengan berlindung di balik bunker. Akibat dari ledakan ini bukan hanya panas yang luar biasa, namun gelombang kejut yang sangat kuat yang dapat berdampak buruk pada paru-paru dan sistem pendengaran.
Lihat Juga :