Pengguna Beralih ke Aplikasi Pesaing, Apple Tak Tertarik Beli TikTok
Rabu, 05 Agustus 2020 - 11:01 WIB
Microsoft tampaknya menjadi satu-satunya perusahaan AS yang telah menyatakan minatnya untuk mengeluarkan banyak uang untuk membeli TikTok. Foto/Ist
CUPERTINO - Presiden AS, Donald Trump , memberikan Microsoft hingga pertengahan September untuk menyelesaikan kesepakatan dengan ByteDance dalam memiliki dan mengoperasikan TikTok di Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Selandia Baru. (Baca juga: Bocoran Ini Ungkap Habis-habisan Huawei Mate 40 dan Mate 40 Pro 5G )
Administrasi Trump prihatin perusahaan teknologi China mengumpulkan data dari konsumen dan perusahaan AS dan mengirimkan data itu ke server di Beijing. Ini bisa menjadi alasan mengapa Trump lebih suka melihat aplikasi video bentuk pendek di tangan swasta AS atau dilarang beroperasi di sana sama sekali.
Melansir NPR, Phone Arena melaporkan, hari ini gugatan class action diajukan oleh orang tua dari lebih dari 70 anak AS yang menggunakan aplikasi berbagi video pendek, TikTok. Mereka mengklaim aplikasik mengumpulkan data, termasuk fitur wajah, lokasi anak-anak, dan kontak mereka. Gugatan itu menuduh informasi ini diam-diam dikirim ke server di China, meskipun Pemerintah China tidak disebutkan secara khusus.
Sementara Microsoft tampaknya menjadi satu-satunya perusahaan AS yang telah menyatakan minatnya untuk mengeluarkan banyak uang untuk membeli TikTok. Pagi ini, Axios melaporkan perusahaan-perusahaan AS lainnya juga diyakini tertarik dengan aplikasi yang telah diinstal lebih dari 2 miliar kali dari Google Play Store dan App Store. Salah satu perusahaan yang dilaporkan mencari kesepakatan untuk membeli TikTok adalah Apple.
Administrasi Trump prihatin perusahaan teknologi China mengumpulkan data dari konsumen dan perusahaan AS dan mengirimkan data itu ke server di Beijing. Ini bisa menjadi alasan mengapa Trump lebih suka melihat aplikasi video bentuk pendek di tangan swasta AS atau dilarang beroperasi di sana sama sekali.
Melansir NPR, Phone Arena melaporkan, hari ini gugatan class action diajukan oleh orang tua dari lebih dari 70 anak AS yang menggunakan aplikasi berbagi video pendek, TikTok. Mereka mengklaim aplikasik mengumpulkan data, termasuk fitur wajah, lokasi anak-anak, dan kontak mereka. Gugatan itu menuduh informasi ini diam-diam dikirim ke server di China, meskipun Pemerintah China tidak disebutkan secara khusus.
Sementara Microsoft tampaknya menjadi satu-satunya perusahaan AS yang telah menyatakan minatnya untuk mengeluarkan banyak uang untuk membeli TikTok. Pagi ini, Axios melaporkan perusahaan-perusahaan AS lainnya juga diyakini tertarik dengan aplikasi yang telah diinstal lebih dari 2 miliar kali dari Google Play Store dan App Store. Salah satu perusahaan yang dilaporkan mencari kesepakatan untuk membeli TikTok adalah Apple.
Lihat Juga :