Satu Juta Satelit Bakal Sesaki Angkasa, Ilmuwan Minta PBB Atur Penggunaan Orbit Bumi

Selasa, 17 Oktober 2023 - 23:30 WIB
Baca juga; China Kembangkan Satelit yang Mampu Menarik Satelit Lain ke Luar Orbit, Ini Cara yang Dipakai

Tampaknya perusahaan-perusahaan mengajukan konstelasi yang sama melalui negara-negara yang berbeda. Misalnya, Norwegia, Jerman, dan Amerika Serikat mendaftarkan lisensi untuk SpaceX, sementara pengajuan OneWeb didaftarkan dengan cara yang sama oleh Inggris, Prancis, dan Meksiko. Pada 11 Oktober, SpaceX untuk pertama kalinya mengajukan ke ITU melalui Kerajaan Tonga untuk konstelasi 29.988 satelit.

Data yang masuk ke database ITU menunjukkan bahwa pemerintah atau perusahaan mengajukan permohonan ruang orbit untuk jumlah satelit yang jauh lebih banyak daripada yang sebenarnya ingin mereka luncurkan. Selain itu, banyak dari satelit yang diusulkan mungkin tidak akan pernah diluncurkan karena masalah pendanaan, perubahan dukungan politik, atau masalah teknik atau teknologi.

Namun, bukti pengarsipan yang berlebihan merupakan peringatan mengerikan bahwa umat manusia menciptakan tantangan keselamatan dalam menggunakan ruang orbit yang tampaknya tidak terbatas.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!