Lapisan Ozon di Antartika Bocor Karena Letusan Gunung Tonga, Apa Dampaknya?
Senin, 09 Oktober 2023 - 13:49 WIB
Di mana pada Agustus 2022, sekelompok ilmuwan terpisah memperingatkan bahwa letusan tersebut dapat mengganggu kestabilan lapisan ozon setelah lebih dari 50 juta ton air dilepaskan ke atmosfer bagian atas, yang setara dengan peningkatan 10% jumlah air di atmosfer.
Mereka berpendapat bahwa uap air dapat semakin mengganggu kestabilan lapisan ozon setelah terurai menjadi ion, atau molekul bermuatan, yang bereaksi dengan ozon dengan cara yang mirip dengan CFC. Uap air juga meningkatkan kemungkinan terbentuknya PSC di wilayah kutub.
Selain karena letusan gunung Hunga Tonga-Hunga Ha'apai, peristiwa El Niño tahun ini diyakini juga berperan kecil dalam perubahan suhu di sekitar kutub. Tapi hubungan ini masih belum jelas sampai sekarang sehingga masih butuh penelitian lebih lanjut.
“Lubang ozon pada tahun 2023 dimulai lebih awal dan telah berkembang pesat sejak pertengahan Agustus. Ini adalah salah satu lubang ozon terbesar yang pernah tercatat,” kata Antje Inness, peneliti di Pusat Prakiraan Cuaca Jangka Menengah Eropa seperti dikutip dari Live Science, Senin (9/10).
Mereka berpendapat bahwa uap air dapat semakin mengganggu kestabilan lapisan ozon setelah terurai menjadi ion, atau molekul bermuatan, yang bereaksi dengan ozon dengan cara yang mirip dengan CFC. Uap air juga meningkatkan kemungkinan terbentuknya PSC di wilayah kutub.
Selain karena letusan gunung Hunga Tonga-Hunga Ha'apai, peristiwa El Niño tahun ini diyakini juga berperan kecil dalam perubahan suhu di sekitar kutub. Tapi hubungan ini masih belum jelas sampai sekarang sehingga masih butuh penelitian lebih lanjut.
“Lubang ozon pada tahun 2023 dimulai lebih awal dan telah berkembang pesat sejak pertengahan Agustus. Ini adalah salah satu lubang ozon terbesar yang pernah tercatat,” kata Antje Inness, peneliti di Pusat Prakiraan Cuaca Jangka Menengah Eropa seperti dikutip dari Live Science, Senin (9/10).
Lihat Juga :