Mengenal Chip 7nm Buatan China pada Ponsel Huawei yang Dilarang di AS
Minggu, 10 September 2023 - 20:09 WIB
SMIC dilarang oleh AS untuk memperoleh mesin yang diperlukan untuk produksi chip 7 nm pada akhir tahun 2020 hingga saat ini. Chip paling canggih yang pernah diproduksi SMIC adalah semikonduktor 14nm berskala lebih besar.
Departemen Perdagangan AS belum menanggapi permintaan komentar Bloomberg. Namun, Bloomberg melaporkan bahwa departemen tersebut telah meluncurkan penyelidikan sehubungan dengan temuan tersebut.
Chip 7 nm tercanggih dibuat menggunakan proses yang disebut extreme ultraviolet lithography (EUV), sebuah metode produksi yang mahal. Micron Technologies, misalnya, telah menginvestasikan 500 miliar yen (USD3,6 miliar) untuk membawa teknologi tersebut ke Jepang.
Baca juga; Dianggap Mengancam Keamanan Negara, AS Kembali Larang Huawei dan ZTE Beredar
Micron berencana menggunakan mesin yang didukung oleh teknologi ini untuk membuat memori akses acak dinamis (DRAM) generasi berikutnya, yang juga dikenal sebagai chip 1-gamma, di pabriknya di Hiroshima. Chip DRAM banyak digunakan dalam elektronik digital yang memerlukan memori berbiaya rendah dan berkapasitas tinggi.
Tech Insights juga menemukan bahwa memori LPDDR5 milik pembuat memori Korea Selatan SK hynix telah digunakan di Mate Pro 60+. Namun, perusahaan tersebut bersikeras belum menjual produknya kepada perusahaan tersebut sejak sanksi AS pertama kali diberlakukan pada tahun 2020.
Departemen Perdagangan AS belum menanggapi permintaan komentar Bloomberg. Namun, Bloomberg melaporkan bahwa departemen tersebut telah meluncurkan penyelidikan sehubungan dengan temuan tersebut.
Chip 7 nm tercanggih dibuat menggunakan proses yang disebut extreme ultraviolet lithography (EUV), sebuah metode produksi yang mahal. Micron Technologies, misalnya, telah menginvestasikan 500 miliar yen (USD3,6 miliar) untuk membawa teknologi tersebut ke Jepang.
Baca juga; Dianggap Mengancam Keamanan Negara, AS Kembali Larang Huawei dan ZTE Beredar
Micron berencana menggunakan mesin yang didukung oleh teknologi ini untuk membuat memori akses acak dinamis (DRAM) generasi berikutnya, yang juga dikenal sebagai chip 1-gamma, di pabriknya di Hiroshima. Chip DRAM banyak digunakan dalam elektronik digital yang memerlukan memori berbiaya rendah dan berkapasitas tinggi.
Tech Insights juga menemukan bahwa memori LPDDR5 milik pembuat memori Korea Selatan SK hynix telah digunakan di Mate Pro 60+. Namun, perusahaan tersebut bersikeras belum menjual produknya kepada perusahaan tersebut sejak sanksi AS pertama kali diberlakukan pada tahun 2020.
Lihat Juga :