Niat CEO Facebook Gabungkan Tiga Aplikasi Tuai Protes
Rabu, 30 Januari 2019 - 06:02 WIB
Niat CEO Facebook Gabungkan Tiga Aplikasi Tuai Protes
A
A
A
MENLO PARK - Komisi Perlindungan Data Irlandia memprotes keinginan Facebook untuk mengintregasikan ketiga aplikasinya yakni WhatsApp, Instagram dan Messenger. Komisi tersebut meminta Facebook untuk menjelaskan lebih lanjut soal apa yang akan dilakukan.
Komisi yang mengatur Facebook di Uni Eropa ini mengatakan mereka memahami bahwa rencana perusahaan masih dalam pengembangan awal dan belum terwujud. Namun, komisi ingin memastikan, rencana Facebook akan mematuhi perlindungan data pribadi di Eropa atau GDPR.
Usulan penggabungan layanan tersebut telah menuai kritik dari pejabat Amerika Serikat. Beberapa di antaranya mengatakan bahwa sudah menjadi sinyal yang berbahaya sejak awal Facebook mengakuisisi WhatsApp dan Instagram.
"Bayangkan perbedaan dunia ini jika Facebook harus berkompetisi dengan Instagram dan WhatsApp," kata Ro Khanna, salah satu anggota parlemen AS, dikutip The Verge, Selasa (29/1/2019).
Mereka mengakui bahwa integrasi itu bagus dari segi enkripsi, namun buruk bagi persaingan kompetisi media sosial dan isu privasi.
Hal lain yang menjadi kekhawatiran adalah enkripsi end-to-end yang dimiliki WhatsApp. Jika integrasi itu benar-benar terjadi, myang menjadi pertimbangan adalah WhatsApp akan kehilangan keunggulan platform ini soal privasinya.
Sebelumnya dikabarkan bahwa CEO Facebook berencana mengintregasikan ketiga platform sosial media tersebut. Penggabungan akan membuat pesan lebih cepat terkirim dan sederhana.
Komisi yang mengatur Facebook di Uni Eropa ini mengatakan mereka memahami bahwa rencana perusahaan masih dalam pengembangan awal dan belum terwujud. Namun, komisi ingin memastikan, rencana Facebook akan mematuhi perlindungan data pribadi di Eropa atau GDPR.
Usulan penggabungan layanan tersebut telah menuai kritik dari pejabat Amerika Serikat. Beberapa di antaranya mengatakan bahwa sudah menjadi sinyal yang berbahaya sejak awal Facebook mengakuisisi WhatsApp dan Instagram.
"Bayangkan perbedaan dunia ini jika Facebook harus berkompetisi dengan Instagram dan WhatsApp," kata Ro Khanna, salah satu anggota parlemen AS, dikutip The Verge, Selasa (29/1/2019).
Mereka mengakui bahwa integrasi itu bagus dari segi enkripsi, namun buruk bagi persaingan kompetisi media sosial dan isu privasi.
Hal lain yang menjadi kekhawatiran adalah enkripsi end-to-end yang dimiliki WhatsApp. Jika integrasi itu benar-benar terjadi, myang menjadi pertimbangan adalah WhatsApp akan kehilangan keunggulan platform ini soal privasinya.
Sebelumnya dikabarkan bahwa CEO Facebook berencana mengintregasikan ketiga platform sosial media tersebut. Penggabungan akan membuat pesan lebih cepat terkirim dan sederhana.
(wbs)