Dipepet Xiaomi, Huawei Tahun 2019 Diramalkan Kudeta Posisi Samsung

Jum'at, 04 Januari 2019 - 12:27 WIB
Dipepet Xiaomi, Huawei...
Dipepet Xiaomi, Huawei Tahun 2019 Diramalkan Kudeta Posisi Samsung
A A A
HONG KONG - Akhir tahun 2018, raksasa manufaktur China, Huawei, mengumumkan kesuksesannya mengirim smartphone lebih dari 200 juta unit. Pada 2019, perusahaan menargekan penjualan 250 juta unit sehingga bisa mengkudeta posisi Samsung.

Laman Giz China, Kamis (3/1/2019), melaporkan, jika target 250 juta unit tercapai, maka Huawei bisa mengambil-alih takhta Samsung sebagai penguasa pasar smartphone dunia. Huawei juga dianggap sudah memiliki semua modal yang dibutuhkan untuk melampaui pesaingnya dari Korea tersebut.

Huawei kini telah menjadi merek yang semakin dikenal di dunia. Mereka telah menunjukkan teknologi inovatif yang membuat iri para pesaingnya.

Pada tahun lalu, pabrikan China itu memperkenalkan dua smartphone revolusioner. Pertama, Huawei P20 Pro, smartphone dengan tiga kamera belakang dan zoom optik 3x. Pada saat yang sama, P20 Pro masih merupakan smartphone DxOMark teratas dalam kategori gambar.
Yang kedua, Huawei Mate 20 Pro, sebuah ponsel tangguh yang secara nirkabel bisa mengisi baterai ponsel cerdas lain. Kedua perangkat sama bagusnya dengan produk kelas atas yang dijual Apple dan Samsung.Keuntungan lain dari Huawei adalah penempatan anak perusahaannya (merek Honor) di pasar kelas menengah. Keunggulan produk Honor dari inovasi yang sama di seri high-end, tapi dengan harga eceran kurang dari USD800. Merek ini melampaui capaian OnePlus dan model kompetitif Xiaomi.
Namun Huawei akan menghadapi Xiaomi karena berbagai smartphone murah di semua kategori semakin menangkap pasar yang berbeda. Selain mengembangkan strategi ponsel kelas bawah seperti Huawei, Xiaomi juga memutuskan untuk mengembangkan merek "lebih modis" kedua yang disebut Poco.

Xiaomi saat ini adalah produsen jam tangan dan gelang pintar terbesar di dunia. Ini juga akan berkontribusi pada kesuksesan perusahaan tahun depan.

Mengingat vitalitas yang kuat dari pasar Asia, pasar dengan pertumbuhan tercepat di dunia, tidak mengherankan penjualan ponsel China telah melonjak. Smartphone mereka cenderung menjadi semakin dominan di Eropa dan Amerika Serikat.

Ternyata, ancaman larangan AS terhadap beberapa merek China tidak banyak berdampak di pasar seluler.
(mim)
Berita Terkait
Pimpin Penjualan Ponsel...
Pimpin Penjualan Ponsel Global, Samsung Perlebar Jarak dengan Huawei
Inilah Cara Huawei Dongkel...
Inilah Cara Huawei Dongkel Samsung dari Posisi No 1 Smartphone
Xiaomi Geser Apple dan...
Xiaomi Geser Apple dan Samsung: Bukan Lagi Pemain Kedua di Pasar Smartphone Global!
Penjualan Xiaomi dan...
Penjualan Xiaomi dan Oppo di Eropa Meningkat, Huawei Merosot
Laris Manis di Tengah...
Laris Manis di Tengah Pandemi, Huawei Halus Geser Samsung
Huawei Bakal Jual Honor...
Huawei Bakal Jual Honor ke Xiaomi?
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
9 jam yang lalu
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
9 jam yang lalu
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
10 jam yang lalu
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
10 jam yang lalu
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
10 jam yang lalu
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
22 jam yang lalu
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved