Facebook Akan Dirikan Badan Independen Penyaring Konten

Jum'at, 16 November 2018 - 22:04 WIB
Facebook Akan Dirikan...
Facebook Akan Dirikan Badan Independen Penyaring Konten
A A A
JAKARTA - Facebook kian gencar memberantas informasi palsu (hoax) yang beredar melalui platformnya. Kali ini Facebook mengumumkan pada Kamis (15/11/2018) bahwa mereka akan mendirikan badan independen untuk memeriksa konten apa yang mesti dihapus dari website jejaring sosial itu.

Pengumuman muncul saat Facebook melaporkan pihaknya telah meningkatkan kemampuannya untuk mendeteksi dengan cepat “ujaran kebencian” dan unggahan lain yang melanggar aturan komunitas. Jejaring sosial terkemuka itu berada dalam tekanan dari pemerintah di berbagai negara dan aktivis untuk membasmi konten yang tidak pantas.

“Saya menjadi percaya bahwa kami seharusnya tidak membuat banyak keputusan tentang kebebasan berekspresi dan keamanan sendiri,” kata kepala eksekutif Facebook, Mark Zuckerberg, seperti dilaporkan kantor berita AFP.

Konten yang diselidiki oleh perangkat lunak cerdas dengan teknologi artificial intelligence atau AI atau dilaporkan oleh pengguna kini ditinjau oleh sistem internal yang sedang ditingkatkan oleh Facebook.

Badan independen yang akan dibentuk pada tahun mendatang akan bertindak sebagai “pengadilan tinggi”, mempertimbangkan keputusan penghapusan konten yang dibuat oleh jejaring sosial, kata Zuckerberg.

Komposisi badan pengajuan banding dan cara menjaganya tetap independen sambil tetap sejalan dengan prinsip dan kebijakan Facebook akan ditentukan pada tahun mendatang.

Perubahan sistem dilakukan bertujuan mengenali pola aktivitas, seperti postingan konten yang sama berulang-ulang atau peningkatan pesan yang dikirim.

Dengan perubahan yang dilakukan, Facebook mampu mengidentifikasi dan menghilangkan lebih dari 30.000 akun palsu di Prancis.

"Kami terus meningkatkan teknik kami untuk mengurangi insentif keuangan bagi para spammer yang mengandalkan distribusi untuk membuat upaya mereka beragam," ungkap Manager Program Teknis Facebook, Shabnam Shaik melalui posting-an Facebook dikutip dari Cnet

Facebook sendiri sempat ramai jadi bahan perbincangan karena dianggap kerap melahirkan hoax. Terkait hal tersebut, Facebook pun terus mencari jalan keluar dari permasalahan tersebut.
(wbs)
Berita Terkait
Ini Tampang 6 Tersangka...
Ini Tampang 6 Tersangka Grup Facebook Fantasi Sedarah
Facebook Tambahkan Tools...
Facebook Tambahkan Tools Parental Control Ke Messenger, Apa Fungsinya?
Cara Mencari Akun Facebook...
Cara Mencari Akun Facebook yang Hilang dan Lupa Kata Sandi
Ini 3 Cara untuk Mengembalikan...
Ini 3 Cara untuk Mengembalikan Akun Facebook yang Dibajak
84% Konten Disinformasi...
84% Konten Disinformasi Medis di Facebook Tidak Diberi Label
Enggan Kehilangan Pengguna,...
Enggan Kehilangan Pengguna, Facebook Rancang Strategi Baru Mirip TikTok
Berita Terkini
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
7 jam yang lalu
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
14 jam yang lalu
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
15 jam yang lalu
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
20 jam yang lalu
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
1 hari yang lalu
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
1 hari yang lalu
Infografis
10 Pejabat Badan Gizi...
10 Pejabat Badan Gizi Nasional dan Latar Belakangnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved