Facebook Dibikin Nyerah Sama Buzzer Bayaran

Kamis, 15 November 2018 - 00:02 WIB
Facebook Dibikin Nyerah...
Facebook Dibikin Nyerah Sama Buzzer Bayaran
A A A
MOSCOW - Facebook mengumumkan tidak berhasil mengidentifikasi siapa yang berada dibelakang akun palsu yang sudah dihapus sebelum pemilihan paruh waktu yang baru lalu di Rusia.

“Total kami telah menutup 36 akun Facebook, dan 99 akun Instagram,” demikian kata Nathaniel Gleicher, kepala kebijakan keamanan dunia maya Facebook.

Paling sedikit satu dari akun Instagram punya pengikut lebih dari sejuta, demikian menurut Facebook.

Sebuah situs yang mengatakan pihaknya mewakili Internet Research Agency yang disponsori pemerintah Rusia menyatakan bertanggung jawab untuk akun-akun itu minggu lalu. Tetapi, Facebook mengatakan pihaknya tidak punya cukup informasi untuk mengaitkannya dengan badan itu, yang sering disebut “troll farm.”

“Sebagaimana dinyatakan oleh berbagai pakar independen, trolls punya insentif untuk mengklaim kegiatan mereka lebih luas dan berpengaruh dari yang sebenarnya,” tulis Gleicher.

Beluml ama ini sebuah penelitian belum lama ini mengungkap setidaknya terdapat 200 juta akun Facebook palsu yang beredar. Diungkapkan pula bila Indonesia dan India jafi negara yang memiliki jumlah akun palsu tertinggi.

Data ini diungkap oleh perusahaan besutan Mark Zuckerberg sebagaimana dikutip NDTV. Facebook menyatakan bahwa 200 juta akun palsu tersebut mewakili sekira 10% pengguna aktif bulanan secara global.

“Kami percaya persentase akun duplikat tertinggi bersumber di pasar berkembang seperti India, Indonesia dan Filipina, ketimbang dengan pasar yang lebih maju,” demikian isi laporan tersebut, dikutip dari NDTV.

Per 31 Desember 2017, Facebook sendiri telah memiliki 2,13 miliar pengguna aktif bulanan. Jumlah tersebut meningkat hingga 14% dari waktu yang sama di 2016.

Pada 2016 dengan pengguna aktif bulanan sekira 1,86 miliar, Facebook mencatat 6% akun palsu atau sekira 114 juta akun.
(wbs)
Berita Terkait
Facebook Tambahkan Tools...
Facebook Tambahkan Tools Parental Control Ke Messenger, Apa Fungsinya?
Cara Mencari Akun Facebook...
Cara Mencari Akun Facebook yang Hilang dan Lupa Kata Sandi
Ini 3 Cara untuk Mengembalikan...
Ini 3 Cara untuk Mengembalikan Akun Facebook yang Dibajak
Enggan Kehilangan Pengguna,...
Enggan Kehilangan Pengguna, Facebook Rancang Strategi Baru Mirip TikTok
84% Konten Disinformasi...
84% Konten Disinformasi Medis di Facebook Tidak Diberi Label
15 Cara Praktis Menghasilkan...
15 Cara Praktis Menghasilkan Uang dari Facebook
Berita Terkini
Gempa Myanmar Hancurkan...
Gempa Myanmar Hancurkan Kota Purba di Mandalay
17 menit yang lalu
Batas Waktu Berakhir...
Batas Waktu Berakhir Besok! TikTok Belum Laku Terjual
1 jam yang lalu
Mulai DJI, DeepSeek,...
Mulai DJI, DeepSeek, hingga TikTok, Inilah Fantastic Four Taipan Teknologi China yang Mengukir Jejak Inovasi Global
5 jam yang lalu
Bos Epic Games Sebut...
Bos Epic Games Sebut Apple dan Google Lakukan Monopoli dan Berbisnis ala Mafia
5 jam yang lalu
Poco M7 Pro 5G Tawarkan...
Poco M7 Pro 5G Tawarkan Spek Gaming Ramah Kantong, Resmi Rilis 7 April 2025!
6 jam yang lalu
Jadi Senjata China Lawan...
Jadi Senjata China Lawan Tarif Impor, AS Bidik 140 Perusahaan Chip
6 jam yang lalu
Infografis
Tentara Bayaran dari...
Tentara Bayaran dari AS Bertebaran di Perbatasan Gaza
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved