China Siagakan 42 Dokter untuk Mengobati Penyakit Jiwa Akibat AI

Rabu, 14 Mei 2025 - 16:17 WIB
loading...
China Siagakan 42 Dokter...
Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) . FOTO/ DAILY
A A A
BEIJING - Kecerdasan buatan terus berdampak pada masyarakat, terutama di bidang perawatan kesehatan, karena " dokter AI " sedang diuji di China .

BACA JUGA - Kecanduan Internet termasuk Gangguan Kejiwaan? Simak Faktanya

Teknologi yang dikembangkan oleh Institut Penelitian Industri AI (AIR) Universitas Tsinghua mencakup 42 dokter AI yang menangani 21 departemen dalam apa yang disebut "Rumah Sakit Agen," sebagaimana dirinci dalam posting blog AIR dari tahun lalu.

Sebagai bagian dari rumah sakit AI, para dokter, perawat, dan pasien digerakkan oleh agen cerdas bertenaga model bahasa besar (LLM), yang dapat menghasilkan komunikasi otonom.

Model ini dapat mensimulasikan "proses siklus tertutup yang meliputi tahap pra-rumah sakit, di rumah sakit, dan pasca-rumah sakit, termasuk timbulnya penyakit, pemilahan, pendaftaran, konsultasi, pemeriksaan, diagnosis, resep, rehabilitasi, dan tindak lanjut".

Dari menganalisis literatur medis, serta membuat keputusan tentang perawatan pasien, dokter AI berupaya menyempurnakan dan meningkatkan keterampilan mereka berdasarkan pengalaman.

Lebih dari 10.000 pasien virtual didiagnosis dalam beberapa hari - suatu prestasi yang memerlukan waktu dua tahun bagi dokter manusia (berdasarkan perhitungan bahwa dokter manusia merawat sekitar 100 pasien per minggu), menurut para peneliti.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Rekomendasi
10 Pertandingan Terbaik...
10 Pertandingan Terbaik dalam Sejarah Piala Dunia: Ada Tangan Tuhan Maradona hingga Magis Messi
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Berita Terkini
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Infografis
DeepSeek AI China Diblokir...
DeepSeek AI China Diblokir di Amerika Serikat, Italia, Australia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved