Google Translate Luncurkan Penerjemah Offline Bertenaga AI

Sabtu, 16 Juni 2018 - 10:01 WIB
Google Translate Luncurkan...
Google Translate Luncurkan Penerjemah Offline Bertenaga AI
A A A
MENLO PARK - Google Translate sudah lama dapat bekerja secara offline bagi mereka yang bepergian tanpa koneksi data yang solid. Sayangnya ada kelemahan dan keterbatasan yang mudah terlihat pada opsi tersebut.

Terjemahan offline sering kali kasar dan jauh lebih harfiah. Nah Google ingin mengubah kelemahan itu dengan opsi baru untuk mengunduh penerjemah offline bertenaga AI.

Cara kerjanya dengan menggunakan teknologi terjemahan mesin saraf sama yang digunakan Google untuk terjemahan online, tapi disimpan secara lokal dalam file antara 35-45 MB agar tidak mengambil terlalu banyak ruang pada perangkat pengguna.

Google, Kamis (14/6/2018) mengatakan, terjemahan lebih baik karena AI dapat mengambil seluruh kalimat ke dalam konteks daripada menerjemahkan sepotong demi sepotong. Kalau diterjemahkan sepotong demi sepotong akan berakhir dengan lebih literal dan kemungkinan tak sesuai konteks sebenarnya.

Contoh yang diberikan Google di bawah ini menunjukkan bagaimana terjemahan AI membuat perbedaan. Walaupun hasilnya masih belum sebaik versi online.
Google Translate Luncurkan Penerjemah Offline Bertenaga AI

Paket terjemahan offline bertenaga AI baru akan tersedia untuk Android dan iOS dalam 59 bahasa, yaitu Afrika, Albania, Arab, Belarusia, Bengali, Bulgaria, Catalan, China, Kroasia, Ceko, Denmark, Belanda, Inggris, Esperanto, Estonia, Filipina , Finlandia, Prancis, Galicia, Georgia, Jerman, Yunani, Gujarati, Creole Haiti, Ibrani, Hindi, Hungaria, Islandia, Indonesia, Irlandia, Italia, Jepang, Jannada, Korea, Lavtian, Lithuania, Macedonia, Melayu, Malta, Marathi, Norwegia, Persia, Polandia, Portugis, Rumania, Rusia, Slowakia, Slovenian, Spanyol, Swahili, Swedia, Tamil, Telugu, Thailand, Turki, Ukraina, Urdu, Vietnam, dan Welsh.

Paket Google Translate dengan kecerdasan buatan atau AI sudah mulai diluncurkan dan akan tersedia bagi semua orang pada Jumat, (15/6/2018).
(mim)
Berita Terkait
Google Berencana Tanam...
Google Berencana Tanam Mesin Pencarinya dengan Teknologi AI
Google Bard AI Sudah...
Google Bard AI Sudah Dapat Diakses dengan Akun Workspace
Google Pecat Karyawan...
Google Pecat Karyawan yang Sebut Bot AI Hidup dan Punya Perasaan
Tiga Jagoan IT Tinggalkan...
Tiga Jagoan IT Tinggalkan Apple buat Google karena Masalah Kecerdasan Buatan
Asisten AI, Aplikasi...
Asisten AI, Aplikasi Artificial Intelligence Pertama dari Indonesia Mulai Diperkenalkan
Chatbot Semakin Pintar
Chatbot Semakin Pintar
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
16 jam yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
18 jam yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
18 jam yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
18 jam yang lalu
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
19 jam yang lalu
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
20 jam yang lalu
Infografis
Iran Luncurkan Kota...
Iran Luncurkan Kota Rudal Bawah Tanah Berisi Ribuan Rudal Presisi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved