Google Pecat Karyawan yang Sebut Bot AI Hidup dan Punya Perasaan

Senin, 25 Juli 2022 - 10:21 WIB
loading...
Google Pecat Karyawan...
Mantan karyawan Google Blake Lemoine menyebut bot AI yang dikembangkan hidup dan berakal. Foto: ist
A A A
MOUNTAIN VIEW - Google memecat seorang insinyur perangkat lunak yang bekerja di tim pengembangan kecerdasan buatan (AI). Ini lantaran insinyur tersebut menyebut bahwa bot AI yang dikembangkan oleh Google berubah menjadi ”sentient”, yakni memiliki akal dan perasaan. Sehingga disebut sebagai “mahluk hidup”.

Bloomberg melaporkan, insinyur yang dimaksud adalah Blake Lemoine. Sebelumnya, Blake mengatakan kepada publik bahwa ia telah mengobrol dengan bot yang hidup tersebut.

Google akhirnya mengkonfirmasi pemecatan Lemoine lewat sebuat pernyataan resmi. Raksasa teknologi asal Amerika Serikat itu menyebut apa yang dikatakan Lemoine merupakan omong kosong yang tidak berdasar.

“Klaim Blake Lemoine sepenuhnya tidak berdasar. Selain itu, ia dianggap telah membagikan informasi rahasia perusahaan kepada pihak ketiga,” kata Google dalam pengumumannya.

Google Pecat Karyawan yang Sebut Bot AI Hidup dan Punya Perasaan

Lemoine sendiri membuat klaimnya dalam sebuah wawancara dengan Washington Post pada bulan Juni 2022 lalu. Ia mengatakan bahwa LaMDA, bot AI yang berinteraksi dengannya, sama seperti manusia yang hidup dan berakal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Teknologi AI Chip 500Hz...
Teknologi AI Chip 500Hz Akan Mengubah Permainan Sepak Bola di Piala Dunia 2026
KTT AI Bergengsi Silicon...
KTT AI Bergengsi Silicon Valley, Industri Kecerdasan Buatan Memasuki Tahap Baru
Workshop-Tools Mastery...
Workshop-Tools Mastery Class, Tingkatkan Penguasaan Tools AI dan Kemampuan Super Individual
Sam Altman Akui Salah...
Sam Altman Akui Salah Prediksinya Soal AI Ancam Pekerjaan
AI Ciptakan Perusahaan-perusahaan...
AI Ciptakan Perusahaan-perusahaan Baru dengan Omset Besar
Kecerdasan Buatan Tidak...
Kecerdasan Buatan Tidak Beretika, Paus Leo Memperingatkan Bahaya AI
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Apa Itu Pax Silica?...
Apa Itu Pax Silica? Aliansi UE dan AS untuk Melawan Dominasi AI China
Rekomendasi
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Berita Terkini
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Fokus Penataan Portofolio,...
Fokus Penataan Portofolio, TelkomMetra Gandeng Fullerton Health untuk Ekspansi AdMedika Group
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Teknologi AI Chip 500Hz...
Teknologi AI Chip 500Hz Akan Mengubah Permainan Sepak Bola di Piala Dunia 2026
KTT AI Bergengsi Silicon...
KTT AI Bergengsi Silicon Valley, Industri Kecerdasan Buatan Memasuki Tahap Baru
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved