Kibarkan Bendera Putih, ZTE Bersedia Bayar Denda USD1,7 Miliar

Senin, 04 Juni 2018 - 06:30 WIB
Kibarkan Bendera Putih,...
Kibarkan Bendera Putih, ZTE Bersedia Bayar Denda USD1,7 Miliar
A A A
SHENZHEN - Sanksi perdagangan Kementerian Perdagangan Amerika Serikat (AS) terhadap perusahaan manufaktur asal China, ZTE masih berlangsung. Namun ZTE kini memilih mengibarkan bendera putih terhadap tekanan AS.

Laman GSM Arena, Minggu (3/6/2018) mengungkapkan, menurut sumber di internal perusahaan, mereka segera membayar USD1,7 miliar denda pinalti setelah larangan perdagangan pada 15 April lalu. Perusahaan sendiri diperkirakan telah kehilangan sekitar USD3 miliar karena sekitar 25-30% dari perangkat keras yang digunakannya dipasok oleh perusahaan-perusahaan AS.

Pembayaran denda menjadi pilihan yang realistis bagi ZTE. Sebab jika itu tidak dilakukan, maka larangan atau embargo 7 tahun bakal menimbulkan kerugian lebih parah lagi dari yang sekarang.

Selain denda USD1,7 miliar, Pemerintah AS juga mendesak ZTE mengganti dewan direksi, tim eksekutif, dan menyewa kontraktor kepatuhan untuk mengawasi operasi perusahaan.

Jika semua dipatuhi, manajemen ZTE bisa memangkas jumlah denda yang dibayar, yakni hanya USD1 miliar. Tetapi mereka tetap diminta untuk menempatkan USD400 juta dalam bentuk escrow di bank yang berbasis di AS.

Yang cukup menarik, beberapa orang yang akrab dengan masalah ini mengklaim bahwa ZTE telah berubah menjadi token untuk tawar-menawar. Jika Pemerintah AS setuju untuk menyelesaikan masalah dengan ZTE, China akan membeli lebih banyak barang pertanian buatan Amerika.
(mim)
Berita Terkait
ZTE Salurkan Bantuan...
ZTE Salurkan Bantuan pada SMPN 1 Kormomolin Maluku untuk Tunjang Pendidikan di Kawasan 3T
ZTE Hadirkan Smartphone...
ZTE Hadirkan Smartphone dengan Fitur-fitur Cerdas
Indusri IT Melesat,...
Indusri IT Melesat, ZTE Siap Terjun di Pasar Server Indonesia
ZTE Membuka Jalan Menuju...
ZTE Membuka Jalan Menuju Ekosistem Digital dalam 5G Summit 2021
Teknologi Cold-Plate...
Teknologi Cold-Plate Liquid Cooling Atasi Kepadatan Daya Maksimum Data
Xu Ziyang, CEO, ZTE...
Xu Ziyang, CEO, ZTE Corporation: Dorong Digitalisasi dengan Teknologi Cerdas, Pidato yang Disampaikan dalam Mobile World Congress 2021
Berita Terkini
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
4 jam yang lalu
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
7 jam yang lalu
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
14 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
15 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
20 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
20 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi Fregat Merah...
Spesifikasi Fregat Merah Putih, Kapal Perang Tercanggih dengan Senjata Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved