Teknologi Cold-Plate Liquid Cooling Atasi Kepadatan Daya Maksimum Data
Selasa, 21 Mei 2024 - 20:49 WIB
loading...
Chu Yanli, Vice President, ZTE Corporation. FOTO/ DOK SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - ZTE Corporation penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi, hari ini berpartisipasi dalam Indonesia Cloud and Data Center Convention 2024 untuk berbagi wawasan dan praktik ZTE di era digital ini.
BACA JUGA - Raksasa Teknologi China Respons Klaim Spionase Barat
Sebagai salah satu pembicara utama dalam acara tersebut, Chu Yanli, Vice President, ZTE Corporation, membahas tentang Liquid Cooling Data Center di Era AI.
Dalam presentasi yang disampaikan, Chu Yanli menyoroti peningkatan konsumsi daya dalam sektor data center, dimana data center tradisional bergantung pada metode air cooling yang belum sepenuhnya efektif dalam mengatasi masalah konsumsi daya, sehingga solusi liquid cooling menjadi penting dalam menghadapi tantangan ini.
Ia mengatakan untuk menjawab tantangan tersebut, ZTE memperkenalkan solusi cold-plate liquid cooling yang menegaskan komitmen perusahaan dalam memenuhi kebutuhan teknologi pendingin dan terus menciptakan terobosan dalam industri ini.
"Di ZTE, kami berkomitmen untuk terus mengembangkan solusi-solusi inovatif yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan efisiensi dalam industri data center. Kami berharap kolaborasi dan inovasi kami akan terus memberikan dampak positif ," tambah Chu Yanli.
Liquid cooling mengurangi panas yang dihasilkan oleh server hingga 70%-80%, sedangkan sisanya 20%-30% dihilangkan oleh air cooling. Ini dapat membuat ekonomi dan efisiensi lebih seimbang.
BACA JUGA - Raksasa Teknologi China Respons Klaim Spionase Barat
Sebagai salah satu pembicara utama dalam acara tersebut, Chu Yanli, Vice President, ZTE Corporation, membahas tentang Liquid Cooling Data Center di Era AI.
Dalam presentasi yang disampaikan, Chu Yanli menyoroti peningkatan konsumsi daya dalam sektor data center, dimana data center tradisional bergantung pada metode air cooling yang belum sepenuhnya efektif dalam mengatasi masalah konsumsi daya, sehingga solusi liquid cooling menjadi penting dalam menghadapi tantangan ini.
Ia mengatakan untuk menjawab tantangan tersebut, ZTE memperkenalkan solusi cold-plate liquid cooling yang menegaskan komitmen perusahaan dalam memenuhi kebutuhan teknologi pendingin dan terus menciptakan terobosan dalam industri ini.
"Di ZTE, kami berkomitmen untuk terus mengembangkan solusi-solusi inovatif yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan efisiensi dalam industri data center. Kami berharap kolaborasi dan inovasi kami akan terus memberikan dampak positif ," tambah Chu Yanli.
Liquid cooling mengurangi panas yang dihasilkan oleh server hingga 70%-80%, sedangkan sisanya 20%-30% dihilangkan oleh air cooling. Ini dapat membuat ekonomi dan efisiensi lebih seimbang.
Lihat Juga :