Alasan Sibuk, Facebook Mangkir dari Undangan Komisi I DPR

Rabu, 11 April 2018 - 21:57 WIB
Alasan Sibuk, Facebook...
Alasan Sibuk, Facebook Mangkir dari Undangan Komisi I DPR
A A A
JAKARTA - Facebook mangkir dari undangan Komisi I DPR dengan agenda mendengarkan penjelasan pihak Facebook terkait bocornya data 1 juta pengguna Facebook Indonesia. Agenda yang seharusnya berlangsung pada Rabu (11/4/2018) pukul 13.00 WIB harus dijadwalkan ulang pada pekan depan.

Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Al Masyhari mengatakan, minggu lalu pihaknya sudah konfirmasi memanggil Facebook Indonesia dan mereka juga sudah sanggupi. “Namun kemudian hari Jumat (6/4/2018) Facebook Indonesia memberitahukan pada kami mohon penjadwalan ulang karena pada hari Rabu ini sebagaimana kita jadwalkan waktu minggu yang lalu pimpinan Facebook Asia Tenggata masih harus menghadiri di kongres Amerika sehingga mereka minta di-schedule-kan pada tanggal 17 (April) karena akan dihadirkan juga pimpinan Facebook atau pejabat Facebook tertinggi se-Asia Tenggara,” kata Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Al Masyhari di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (11/4/12018).

Menurut Kharis, nantinya tidak hanya pejabat Facebook Indonesia saja yang hadir dalam rapat Komisi I, tapi juga pejabat Facebook Asia Tenggara guna menjelaskan kasus bocornya data 1 juta pengguna Facebook Indonesia. “Mudah-mudahan hadir, kalau nggak hadir berarti etikatnya nggak baik,” ujarnya. (Baca juga: Jika Bersalah, Menkominfo Tak Ragu Blokir Facebook )

Kharis menjelaskan, dalam rapat nanti Komisi I DPR ingin mengkonfirmasi mengenai adanya informasi 1 juta data pengguna Facebook Indonesia yang bocor. Bagi Komisi I, itu angka yang spektakuler untuk itu, pihaknya ingin mendengarkan penjelasan dan melakukan pendalaman langsung dengan pihak Facebook.

“Kemudian kita akan membahas tindak lanjutnya. Seperti apa pertanggungjawaban Facebook terhadap bocornya data pengguna Facebook di Indonesia,” jelasnya. (Baca juga: Data dari Indonesia Dicuri, Bos Facebook Ngaku Salah )

Komisi I belum bisa berbicara mengenai sanksi, serta belum bisa menilai langkah yang dilakukan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara sampai mendengar penjelasan dari pihak Facebook. Kalau memang melihat adanya kelalaian tentu DPR tidak akan segan meminta Menkominfo untuk menjatuhkan sanksi yang berat kelada Facebook.

“Makannya, sebelum sampai terjadi (Facebook digunakan untuk kepentingan politk) kita ingin pastikan seperti apa bocornya ini apa, siapa yang melakukan untuk apa kita perlu perdalam,” tandasnya.
(poe)
Berita Terkait
Facebook Akuisisi Startup...
Facebook Akuisisi Startup Layanan Pelanggan 'Kustomer'
Cara Menyematkan Postingan...
Cara Menyematkan Postingan Facebook Agar Banyak Diklik Pembaca
Kembangkan Metaverse,...
Kembangkan Metaverse, Induk Facebook Diselidiki Kasus Antimonopoli
Facebook Uji Coba Pusat...
Facebook Uji Coba Pusat Akun bagi Pengguna Instagram dan Facebook
Gagal Terapkan Enkripsi,...
Gagal Terapkan Enkripsi, Pakar Minta Pengguna Tinggalkan Facebook Messenger
Maksimalkan Bisnis Lewat...
Maksimalkan Bisnis Lewat Media Sosial, Youtuber, dan Influencer
Berita Terkini
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
7 jam yang lalu
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
11 jam yang lalu
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
1 hari yang lalu
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
1 hari yang lalu
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
1 hari yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved