Telkom Tantang Karyawannya Hasilkan Produk Inovatif

Selasa, 14 November 2017 - 10:02 WIB
Telkom Tantang Karyawannya...
Telkom Tantang Karyawannya Hasilkan Produk Inovatif
A A A
BANDUNG - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menantang karyawannya mampu berinovasi untuk kemajuan perusahaan dan bisnis. Inovasi tak sebatas pada menghasilkan produk baru, tetapi juga inovasi pelayanan dan operasi bisnis.

CEO Digital Amoeba Fauzan Feisal mengatakan, Telkom terus berkomitmen mendorong karyawannya menghasilkan inovasi baru untuk kemajuan perusahaan. Berbagai upaya itu penting dilakukan di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat.

Menurut dia, untuk new product service, para startup menghasilkan produk baru yang bisa dijual Telkom. Sedangkan inovasi operasi bisnis membuat aplikasi untuk meningkatkan kinerja para teknisi Telkom.

Dia mencontohkan, salah satu inovasi yang telah berhasil dikembangkan melalui program Digital Amoeba adalah pemantau pekerjaan para teknisi di lapangan. Alat dalam bentuk aplikasi itu akan memberikan reward atas kinerja teknisi.

"Selama ini, teknisi yang bekerja rajin dan tidak rajin sama saja, sesuai SOP atau tidak, sama. Nah, aplikasi ini dipasang di telepon seluler teknisi. Jika mereka bekerja bagus, akan ada poin seperti bintang. Poin ini bisa ditukar bonus," kata Fauzan dalam siaran pers-nya, Senin (13/11/2017).

Diakui dia, salah satu wahana yang digunakan Telkom untuk menampung kreativitas karyawannya yaitu melalui program Digital Amoeba. Program itu, lanjut dia, terus digodok kematangannya untuk sistem lebih baik. Salah satunya program ditantang dilakukan dalam enam batch selama satu tahun, yang mana satu batch terdiri maksimum 15 tim.

Menurut dia, Jika inovasi lain kental unsur bisnis, maka Digital Amoeba
kental sisi human resources (HR). Yakni setidaknya pencarian dan pembentukan sumber daya manusia, pengelolaan insentif dan karir, serta perubahan budaya perusahaan.

"Namun sisi HR ini nantinya berdampak langsung ke bisnis Telkom. Untuk bertahan dengan bagus di era digital yang sangat disruptif, Telkom membutuhkan inovasi signifikan. Tidak hanya untuk dirinya, tapi juga agar bisa mendorong inovasi digital bagi ekonomi Indonesia," jelas dia di sela-sela acara FHCI "The 2nd Indonesia Human Capital Summit 2017.

Principal Expert Digital Mastery Engine Team Group Divisi Digital Service PT Telkom itu menambahkan, saat ini yang sudah terdapat 60 binaan. Dari jumlah tersebut, tidak semuanya berhasil, hanya 38 tim yang masih bertahan sampai saat ini. Inovasi mereka diimplementasikan di sejumlah divisi dan unit perusahaan
(wbs)
Berita Terkait
Telkomsel Bekerja Sama...
Telkomsel Bekerja Sama dengan Ericsson Hadirkan Jaringan 5G di PON XXI Aceh-Sumut 2024
Telkomsel Buka Progam...
Telkomsel Buka Progam Magang, Dimentori Expert dan Dapat Uang Saku
Telkomsel Pastikan Jaringan...
Telkomsel Pastikan Jaringan di Sumatera Sudah 100% Normal
Gandeng Peplink, Telkomsel...
Gandeng Peplink, Telkomsel Janjikan Koneksi 5G Lancar dan Aman untuk Korporasi
Begini Cara Tukar Telkomsel...
Begini Cara Tukar Telkomsel Poin untuk Kejar Hadiah BMW, Yaris Cross, dan Vespa
Teknologi IoT Telkomsel...
Teknologi IoT Telkomsel Digunakan PDAM Agar Tagihan Air Pelanggan Lebih Akurat
Berita Terkini
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
54 menit yang lalu
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
5 jam yang lalu
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
6 jam yang lalu
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
7 jam yang lalu
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
8 jam yang lalu
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
12 jam yang lalu
Infografis
5 Produk Unggulan yang...
5 Produk Unggulan yang Diimpor Indonesia dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved