Buat Fitur Berita, Facebook Berniat Gandeng Beberapa Media

Kamis, 20 Juli 2017 - 17:22 WIB
Buat Fitur Berita, Facebook...
Buat Fitur Berita, Facebook Berniat Gandeng Beberapa Media
A A A
NEW YORK - Facebook berencana membuat fitur untuk produk berita berbasis langganan. Layanan tersebut meliputi pemasangan paywall yang akan memotong non-subscriber setelah pengguna mengakses 10 artikel. Oleh karenanya Facebook saat ini sedang mencari kandidat kantor berita untuk dijadikan mitranya.

Seperti dilansir dari Reuters, Kamis (20/7/2017), Facebook Inc (FB.O) sedang dalam pembicaraan awal dengan beberapa penerbit berita untuk kerha sama dengan situs media sosialnya dengan model bisnis langganan yang lebih baik, hal tersebut diungkapkan Campbell Brown, dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu.

Pernyataan tersebut muncul sehari setelah TheStreet melaporkan bahwa Facebook berencana untuk meluncurkan produk berita berbasis berlangganan.

"Salah satu hal yang kami dengar di pertemuan awal kami dari banyak surat kabar dan penerbit digital adalah, ‘Kami menginginkan produk berlangganan - kami ingin dapat melihat papan iklan di Facebook.' Dan itu adalah sesuatu yang kita lakukan sekarang. Kami meluncurkan produk berlangganan," kata Brown

Seiring semakin banyaknya pembaca berita online, surat kabar telah mengalami penurunan jumlah pelanggan dan pendapatan iklan yang rendah. Hal ini mengakibatkan kontraksi industri yang dramatis. Penerbit surat kabar dan Associated Press telah lama menyalahkan Google dan situs agregasi berita lainnya karena kesengsaraan mereka.

Facebook berencana mulai menguji pendekatan meteran pada Oktober, mungkin akan dibangun di atas fitur trending topic. Gagasan tentang paywall telah berjalan beberapa saat dan ditujukan untuk menenangkan organisasi berita yang mengeluh memiliki sedikit kontrol atas artikel mereka di Facebook.

Misi Facebook ini tak jauh berbeda dengan pendekatan yang banyak dilakukan surat kabar Amerika Serikat (AS) terkait konten digital. Surat kabar seperti The New York Times, Washington Post, dan Los Angeles Time juga telah menetapkan rencana pembayaran yang terukur di mana pembaca memiliki akses ke sejumlah artikel gratis sebelum diundang untuk berlangganan.
(wbs)
Berita Terkait
Ini Tampang 6 Tersangka...
Ini Tampang 6 Tersangka Grup Facebook Fantasi Sedarah
Cara Mencari Akun Facebook...
Cara Mencari Akun Facebook yang Hilang dan Lupa Kata Sandi
Facebook Tambahkan Tools...
Facebook Tambahkan Tools Parental Control Ke Messenger, Apa Fungsinya?
Ini 3 Cara untuk Mengembalikan...
Ini 3 Cara untuk Mengembalikan Akun Facebook yang Dibajak
84% Konten Disinformasi...
84% Konten Disinformasi Medis di Facebook Tidak Diberi Label
Enggan Kehilangan Pengguna,...
Enggan Kehilangan Pengguna, Facebook Rancang Strategi Baru Mirip TikTok
Berita Terkini
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
9 jam yang lalu
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
11 jam yang lalu
LG Tepis Isu Keluar...
LG Tepis Isu Keluar dari Pasar TV dan Menjual Bisnisnya ke Hisense
13 jam yang lalu
Workshop-Tools Mastery...
Workshop-Tools Mastery Class, Tingkatkan Penguasaan Tools AI dan Kemampuan Super Individual
13 jam yang lalu
AS Kenalkan Mikroskop...
AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil
14 jam yang lalu
Ambisi Gila Nvidia:...
Ambisi Gila Nvidia: Tanam Rp2.670 Triliun di Taiwan, Rombak Total Otak Komputer
14 jam yang lalu
Infografis
10 Fitur Range Rover...
10 Fitur Range Rover Autobiography LWB, Mobdin Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved