Genjot Layanan Data XL Gelontorkan Rp7 Triliun
Selasa, 02 Februari 2016 - 23:28 WIB
Genjot Layanan Data XL Gelontorkan Rp7 Triliun
A
A
A
JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (EXCL) sepanjang tahun ini mengalokasikan belanja modal sebesar Rp7 triliun atau meningkat 70,73% dibandingkan alokasi belanja modal tahun lalu sebesar Rp4,1 triliun.
"Capex itu akan kita gunakan untuk pengembangan bisnis XL disepanjang tahun ini. Kita masih akan fokus mengembangkan jaringan 4G dan infrastruktur IT," kata Direktur Keuangan XL Axiata Mohamed Adlan bin Ahmad Tajudin dalam jumpa persnya di Jakarta, Selasa (2/2/2016).
Menurutnya, pemasukan melalui layanan data XL akan terus digenjot pada tahun ini. Jika sepanjang 2014 layanan data XL mencapai 32%, maka pada akhir tahun ini untuk layanan data ditingkatkan menjadi 40%. Untuk itu perseroan terus fokus meningkatkan jaringan data di 4G atau biasa disebut long term evolution (LTE).
Adlan juga menjelaskan, hingga akhir 2014 perseroan telah menggunakan belanja modal sebesar Rp4,1 triliun. Dana tersebut digunakan untuk memperluas infrastruktur dana dan layanan mobile. Sumber dana capex tahun lalu masih menggunakan dana internal.
Untuk mendukung layanan 4G, hingga akhir tahun lalu XL telah membangun 3.134 BTS 4G yang tersebar di lebih dari 35 kota. Perseroan juga terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas jaringan dan jangkauan dengan membangun lebih dari 18.000 BTS 3G, yang menjadi bagaian dari total 58.879 BTS.
Sebagai tambahan, hingga Desember 2014 perseroan masih membukukan laporan keuangan negatif denga rugi bersih sebesar Rp25 miliar. Hal ini disebabkan dampak forex dan penguatan dolar Amerika Serikat.
"Capex itu akan kita gunakan untuk pengembangan bisnis XL disepanjang tahun ini. Kita masih akan fokus mengembangkan jaringan 4G dan infrastruktur IT," kata Direktur Keuangan XL Axiata Mohamed Adlan bin Ahmad Tajudin dalam jumpa persnya di Jakarta, Selasa (2/2/2016).
Menurutnya, pemasukan melalui layanan data XL akan terus digenjot pada tahun ini. Jika sepanjang 2014 layanan data XL mencapai 32%, maka pada akhir tahun ini untuk layanan data ditingkatkan menjadi 40%. Untuk itu perseroan terus fokus meningkatkan jaringan data di 4G atau biasa disebut long term evolution (LTE).
Adlan juga menjelaskan, hingga akhir 2014 perseroan telah menggunakan belanja modal sebesar Rp4,1 triliun. Dana tersebut digunakan untuk memperluas infrastruktur dana dan layanan mobile. Sumber dana capex tahun lalu masih menggunakan dana internal.
Untuk mendukung layanan 4G, hingga akhir tahun lalu XL telah membangun 3.134 BTS 4G yang tersebar di lebih dari 35 kota. Perseroan juga terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas jaringan dan jangkauan dengan membangun lebih dari 18.000 BTS 3G, yang menjadi bagaian dari total 58.879 BTS.
Sebagai tambahan, hingga Desember 2014 perseroan masih membukukan laporan keuangan negatif denga rugi bersih sebesar Rp25 miliar. Hal ini disebabkan dampak forex dan penguatan dolar Amerika Serikat.
(dol)